Marc Marquez Ungkap Masalah Saraf yang Mengganggu Penampilannya
Marc Marquez mengungkapkan rasa emosionalnya ketika menginformasikan tim Ducati tentang masalah saraf yang mengganggunya, yang menyebabkan ia kehilangan waktu sekitar “setengah detik” per lap di MotoGP musim ini. Pengakuan ini disampaikan Marquez setelah ia mengalami cedera patah tulang pada kakinya akibat kecelakaan saat Sprint di Le Mans.
Cedera dan Rencana Operasi
Marquez yang dinyatakan tidak fit karena cedera kakinya kemudian mengungkapkan rencananya untuk menjalani operasi pada bahunya. Operasi tersebut dipercepat untuk dilakukan bersamaan dengan operasi kakinya.
Dalam video terbaru dari Inside Ducati di YouTube, terlihat Marquez dikelilingi oleh anggota timnya, termasuk Gigi Dall’Igna dan kepala kru Marco Rigamonti.
Pengakuan Emosional
Di tengah rasa harunya, Marquez menyatakan, “Ada sekrup yang menyebabkan saya mengalami masalah saraf. Kadang terasa, kadang tidak.” Ia melanjutkan, “Saya sudah mengerti ada yang tidak beres. Anda tidak bisa mengendarai motor dalam keadaan itu.” Marquez menjelaskan bahwa sekrup tersebut perlu diangkat karena mengganggu saraf yang digunakan untuk menggerakkan tiga jari dan lengan kanannya.
“Saya berkendara dengan satu setengah lengan. Sekrup yang patah itu bergerak saat kecelakaan di Indonesia dan menyentuh saraf,” tambahnya. Marquez juga merasa kehilangan kekuatan saat mengendarai motornya, yang jelas terlihat ketika ia mengatakan, “Kemarin, di waktu yang tepat, Anda bertanya apa yang terjadi di tikungan itu. Saya tahu apa yang terjadi, tetapi biasanya saya bisa mengendalikannya.”
Performa yang Menurun
Beberapa jam sebelum kecelakaan Sprint-nya, Marquez berhasil memecahkan rekor lap Le Mans dalam Kualifikasi 1. Menurutnya, “Saya tidak perlu membuktikan apa pun. Saya bisa cepat. Hari ini saya cepat di Q1! Masalahnya adalah saya berkendara setengah detik di bawah batas kemampuan saya.”
Ia merasa tidak mempush motornya ke limit, tetapi masih mengalami kesulitan, seperti saat ia kehilangan kendali di tikungan cepat di Jerez. Marquez menjelaskan bahwa kecelakaan di Indonesia terjadi karena terjepit oleh Marco Bezzecchi.
Musim ini, Marquez telah memenangkan dua balapan Sprint namun belum sekali pun mencapai podium di balapan utama. Dengan posisinya saat ini di urutan kelima dalam klasemen dunia, ia tertinggal 44 poin dari pemimpin klasemen, Bezzecchi.
Dampak Situasi
Dengan adanya masalah kesehatan ini, tim Ducati dan penggemar tentu berharap Marquez segera pulih dan kembali kompetitif di sisa musim. Operasi yang akan datang diharapkan dapat membantunya mengatasi masalah ini dan meringankan beban saat berlaga di lintasan.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment