Preview Pertandingan Pisa vs Napoli: Pertarungan Akhir Musim di Serie A
Napoli, sebagai runner-up Serie A, akan bertandang ke Arena Garibaldi untuk menghadapi Pisa yang telah terdegradasi, dalam laga tandang terakhir musim ini. Dengan selisih tiga poin di atas Roma yang berada di urutan kelima, tim juara musim lalu ini bisa memastikan kualifikasi Liga Champions dengan satu pertandingan tersisa.
Pisa yang baru kembali ke Serie A setelah 34 tahun, tidak dapat mempertahankan statusnya di liga elite musim ini. Mereka terjebak di posisi terakhir klasemen dan berisiko menyelesaikan kompetisi tanpa menembus 20 poin, hanya mengumpulkan 18 poin dari 36 pertandingan yang telah dimainkan.
Tim asuhan Oscar Hiljemark pekan lalu mengalami kekalahan 0-3 dari Cremonese yang juga terancam degradasi, dengan dua pemainnya diusir dari lapangan. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk mereka menjadi tujuh kekalahan berturut-turut di liga. Dengan situasi ini, sulit untuk mengharapkan mereka dapat memberikan perlawanan saat Napoli, yang tengah mengejar posisi empat besar, datang ke kota mereka.
Pelatih Napoli, Antonio Conte, mendapatkan pertandingan yang menguntungkan di momen krusial ini, terutama setelah kekalahan 2-3 di kandang dari Bologna. Kapten Giovanni Di Lorenzo mencetak gol dalam kembali dari cedera, sementara Alisson Santos juga menyumbang gol di awal babak kedua. Namun, hasil tersebut hanya sedikit mengurangi dampak kekalahan, mengingat itu adalah kekalahan kedua mereka di kandang musim ini. Dengan Juventus mengintai di belakang, Napoli tidak bisa lagi kehilangan poin jika ingin mempertahankan posisi kedua.
Jalannya Pertandingan
Musim ini sudah menjadi mimpi buruk bagi Pisa, yang mulai bersiap untuk berkompetisi di liga kedua. Mereka berusaha menghindari kehinaan dengan tidak finis di posisi terbawah, berharap bisa mengejar ketertinggalan dua poin dari Hellas Verona yang berada di urutan 19, meski itu tampak jadi tantangan besar.
Dalam 72 poin terakhir yang tersedia, Pisa hanya mampu meraih delapan poin (1 kemenangan, 5 seri, dan 18 kekalahan), dan mereka akan memasuki pertandingan ini dengan tujuh kekalahan beruntun. Lima dari tujuh kekalahan tersebut terjadi tanpa mencetak gol, tiga di antaranya dengan selisih minimal tiga gol, yang menunjukkan betapa dalamnya krisis yang mereka alami di Arena Garibaldi.
Kekurangan daya serang di lini depan menjadi salah satu masalah utama Pisa musim ini, di mana mereka berisiko menyelesaikan musim sebagai tim paling sedikit mencetak gol di lima liga top Eropa. Tim yang tidak produktif ini telah hanya membuat 18 gol non-penalti di Serie A, mencatatkan 20 kali gagal mencetak gol, yang menjadi yang tertinggi di liga.
Walaupun bertemu tim terburuk di liga, Napoli sebaiknya tidak menganggap remeh pertandingan ini. Enam dari delapan kekalahan mereka musim ini terjadi di luar Stadion Diego Maradona, menjadi catatan terburuk sejak musim 2014/15.
Namun, sisi positifnya, Napoli tidak terkalahkan dalam 15 pertandingan melawan tim-tim yang berada di bawah peringkat 12 dalam klasemen (12 kemenangan, 3 seri). Dalam pertemuan sebelumnya, Napoli menang 3-2 di bulan September, yang merupakan kemenangan kesepuluh dari 12 pertandingan terakhir melawan Pisa (2 seri).
Menariknya, Napoli tidak merasakan kekalahan melawan Pisa dalam lebih dari 40 tahun terakhir. Ini memberikan harapan bagi mereka untuk memperpanjang rentetan tak terkalahkan dalam empat pertandingan tandang terakhir (2 kemenangan, 2 seri) dan kembali bangkit setelah dua hasil imbang berturut-turut melawan Como dan Parma, yang semuanya menghasilkan kurang dari 2.5 gol.
Statistik dan Kondisi Tim
Empat pemain, yaitu Matteo Tramoni, Calvin Stengs, Francesco Coppola, dan Daniel Denoon, tidak bisa dimainkan oleh Hiljemark karena cedera. Selain itu, Pisa juga kehilangan Rosen Bozhinov dan Felipe Loyola yang diusir dari lapangan dalam pertandingan melawan Cremonese, membuat pelatih berusia 33 tahun ini kekurangan opsi di kedua sisi lapangan.
Di sisi Napoli, Romelu Lukaku masih absen akibat cedera pinggul. Dengan ketidakhadiran bintang Belgia itu, Rasmus Hojlund diharapkan memimpin lini depan tim tamu. Sementara itu, Giovane kemungkinan akan menggantikan Matteo Politano yang terkena skorsing dan bergabung dengan Hojlund serta Alisson di lini serang.
Perkiraan Susunan Pemain
Pisa (3-5-2):
- Semper;
- Canestrelli, Caracciolo, Calabresi;
- Leris, Marin, Aebischer, Akinsanmiro, Angori;
- Stojilkovic, Moreo.
Napoli (3-4-2-1):
- Meret;
- Di Lorenzo, Rrahmani, Buongiorno;
- Gutierrez, Lobotka, McTominay, Spinazzola;
- Giovane, Santos;
- Hojlund.
Jadwal Pertandingan
Pertandingan ini akan berlangsung pada hari Minggu, 20 Mei 2023, pukul 20.00 WIB. Siaran langsung dapat disaksikan di platform streaming resmi Vidio.
Kesimpulan
Meskipun suasana di ruang ganti Napoli mungkin tidak ideal setelah hasil negatif pekan lalu, tim tamu seharusnya memiliki kualitas dan motivasi yang jauh lebih baik dibandingkan Pisa, yang sudah dipastikan terdegradasi.
(SA/GN)
sumber : onefootball.com
Leave a comment