FIFA Tawarkan Solusi atas Kekhawatiran Iran Jelang Piala Dunia
17 Mei 2026
Pertemuan Positif FIFA dan FFIRI
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Ketua Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, berlangsung konstruktif dan positif. Grafstrom yakin akan partisipasi Iran di Piala Dunia yang akan datang.
“Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dan konstruktif dengan Asosiasi Sepak Bola Iran,” kata Grafstrom kepada Reuters. “Kami bekerja sama dengan baik dan sangat menantikan kehadiran mereka di Piala Dunia FIFA.”
Kekhawatiran Partisipasi Iran
Iran dijadwalkan untuk melakoni ketiga pertandingan grup mereka di Amerika Serikat. Namun, partisipasi mereka dalam turnamen yang berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli ini dipertanyakan setelah konflik regional yang dipicu serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak 28 Februari.
Masalah semakin rumit ketika Presiden Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI) Taj ditolak masuk ke Kanada untuk Kongres FIFA di Vancouver baru-baru ini. Delegasi FFIRI yang dipimpin Taj terpaksa kembali setelah menghadapi perlakuan tidak menyenangkan dari imigrasi Kanada, meskipun mereka memiliki visa yang sah. Insiden tersebut menciptakan kekhawatiran bahwa delegasi Iran mungkin mengalami masalah serupa saat memasuki AS.
Dialog untuk Solusi
Grafstrom menolak untuk mengungkapkan detail mengenai situasi visa bagi pemain Iran, namun menyatakan bahwa mereka memiliki kesempatan untuk mendiskusikan beberapa masalah operasional di Istanbul, Turki, dengan pertemuan yang positif.
Taj menjelaskan bahwa FFIRI telah menyampaikan 10 poin penting kepada FIFA, dan mereka mendapat tanggapan positif. “Saya senang mereka mendengarkan semua masukan dari Iran dan menawarkan solusi untuk masing-masing poin tersebut. Semoga, Insya Allah, tim nasional kami dapat berangkat ke Piala Dunia tanpa masalah dan mencapai hasil yang baik,” ujarnya.
Jadwal Pertandingan Iran di Piala Dunia
Iran sebelumnya meminta agar pertandingan Piala Dunia mereka dipindah ke Meksiko, yang juga menjadi tuan rumah bersama dengan AS dan Kanada. Namun, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa semua pertandingan harus berlangsung di tempat yang telah dijadwalkan.
Skuad Iran akan berangkat dari Tehran menuju kamp pelatihan di Turki pada hari Senin, sebelum melanjutkan ke basis mereka di Kino Sports Complex, Tucson, Arizona, awal Juni. Pertandingan pertama Iran di Piala Dunia dijadwalkan melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026. Mereka juga akan bertanding melawan Belgia dan Mesir di Grup G.
Berdampak pada Persiapan Tim
Situasi ini memberi dampak besar pada persiapan tim nasional Iran menjelang kompetisi terbesar dunia. Dengan harapan agar semua masalah dapat teratasi, Iran tetap optimis menghadapi tantangan di Piala Dunia 2026.
(WC/GN)
sumber : www.aljazeera.com
Leave a comment