Home Motorsport Formula 1 Piers Thynne jadi Chief Optimisation Williams, pindah dari McLaren!
Formula 1

Piers Thynne jadi Chief Optimisation Williams, pindah dari McLaren!

Share
Share

Williams F1 Tunjuk Piers Thynne sebagai Chief Optimisation dan Planning Officer

Tim Williams F1 telah mengumumkan penunjukan Piers Thynne dari McLaren sebagai Chief Optimisation and Planning Officer yang baru. Ini merupakan salah satu dari beberapa rekrutmen senior yang dilakukan oleh tim yang berbasis di Grove tersebut.

Pengalaman Thynne di McLaren

Sebelum bergabung dengan Williams, Thynne menjabat sebagai Chief Operating Officer di McLaren hingga Januari lalu, setelah melalui berbagai posisi sejak bergabung dengan tim tersebut pada tahun 2008. Puncak karirnya sebagai COO terjadi pada tahun 2023, menjelang kesuksesan McLaren meraih gelar Constructor Championship berturut-turut pada tahun 2024 dan 2025.

Tugas Baru di Williams

Dalam posisi strategis barunya di Williams, yang dimulai pada bulan Agustus, Thynne akan bertanggung jawab untuk menyederhanakan proses, mengoptimalkan sumber daya, dan mengimplementasikan teknologi canggih seperti robotika, AI, serta manufaktur modern. Hal ini bertujuan untuk memodernisasi fasilitas Williams dan menetapkan standar baru di Formula 1.

Ucapan Piers Thynne

“Saya sangat senang bergabung dengan Williams F1 Team di momen yang begitu menarik ini,” kata Thynne. “Williams memiliki ambisi yang jelas untuk mencapai level juara di semua aspek dan menetapkan standar baru dalam olahraga ini. Saya tidak sabar untuk berkontribusi sebagai bagian dari kelompok pemimpin senior.”

“Saya menikmati waktu yang fantastis di McLaren, membantu tim kembali ke puncak, dan berharap kita bisa melakukan hal yang sama di Williams.”

Perekrutan Lainnya di Williams

Pencalonan Thynne adalah salah satu dari beberapa penunjukan yang telah diumumkan oleh tim. Claire Simpson akan bergabung sebagai Head of Aerodynamic Development setelah 12 tahun di Mercedes, sementara Fred Judd datang dari Mercedes AMG High Performance Powertrains untuk menjabat sebagai Head of Performance Optimisation. Selain itu, Steve Booth direkrut sebagai Head of Vehicle Engineering dari Alpine.

Baca juga:  Mercedes: Perubahan aturan F1 2027 bisa sangat menguntungkan bagi Aston Martin dan Honda!

Perkembangan Tim

Ini menyusul kedatangan Dan Milner dari Mercedes sebagai Chief Engineer – Vehicle Technology pada bulan April. Williams juga menyatakan bahwa masih ada “lebih banyak pemimpin senior dari seluruh grid yang akan bergabung dalam beberapa bulan mendatang.”

Reaksi Team Principal

Team Principal James Vowles mengungkapkan, “Saya sangat senang menyambut Piers ke dalam Williams F1 Team saat kami terus berinvestasi dalam orang-orang, proses, dan teknologi untuk bersaing di depan di Formula 1.”

“Kami memiliki ambisi yang jelas untuk membangun tim yang mampu meraih gelar Juara Dunia, dan Piers memiliki pengalaman terkini yang tak tertandingi dalam mencapai hal itu.”

“Saya juga senang menyambut Claire, Fred, dan Steve. Kami menarik talenta strategis yang sangat berbakat dari seluruh paddock yang akan menambah fondasi yang sudah kami bangun dalam beberapa tahun terakhir dan membantu kami menuju level yang lebih tinggi.”

Dengan penunjukan Thynne dan anggota baru lainnya, Williams F1 menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim yang kompetitif, berupaya kembali bersaing di level atas Formula 1. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masa depan tim dan performa mereka di lintasan.

(SA/GN)
sumber : www.formula1.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Karol G Hiasi Monaco F1 dengan Sepatu Dua Warna dan Celana Capri!

Karol G memukau penggemar di Monaco F1 dengan gaya uniknya, mengenakan sepatu...

Bagaimana Tim F1 Menyesuaikan Diri di Grand Prix Monaco 2026

Tim F1 menghadapi tantangan unik di Grand Prix Monaco 2026, beradaptasi dengan...

ADUO Dijelaskan: F1 Tunggu Pengumuman Penting dari FIA!

Saksikan momen mendebarkan saat F1 menanti pengumuman penting dari FIA! Apa yang...

Stella: McLaren merasa jadi tim pelanggan F1 tertinggal di 2026.

Stella menyatakan bahwa McLaren merasa seperti tim pelanggan di F1 yang tertinggal,...