Sarri Pertimbangkan Keluar dari Lazio Setelah Musim yang Sulit
Maurizio Sarri mengungkapkan bahwa dirinya merasa tidak didengar oleh manajemen Lazio dan menyiratkan kemungkinan untuk mengakhiri kontraknya. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya dengan mengatakan, “Mereka mungkin bukan tim yang paling berbakat secara teknis, tetapi mereka adalah tim dengan nilai moral tertinggi yang pernah saya latih.”
Jalannya Pertandingan
Dalam pertandingan terakhir mereka melawan Pisa di Stadio Olimpico, Lazio mengalami awal yang buruk ketika kebobolan melalui sundulan bebas Stefano Moreo. Namun, Fisayo Dele-Bashiru dan Pedro berhasil mencetak gol untuk membalikkan keadaan. Pedro mendapatkan tepuk tangan meriah saat meninggalkan lapangan mengenakan jersey Lazio untuk terakhir kalinya.
Kemungkinan Keberangkatan Sarri
Sarri menyatakan, “Saya tidak bahagia karena musim ini saya merasa tidak didengar. Ini adalah kontrak, jadi kita akan lihat apa yang terjadi.” Ia menambahkan bahwa akan ada evaluasi dalam beberapa hari ke depan terkait masa depannya.
Pelatih berusia 39 tahun ini juga mengisyaratkan bahwa ia mungkin mengambil alih posisi di Atalanta pada musim mendatang. Lazio merampungkan musim ini di posisi kesembilan, gagal lolos ke kompetisi Eropa untuk tahun kedua berturut-turut, meski berhasil mencapai final Coppa Italia namun kalah 2-0 dari Inter Milan.
Statistik dan Hasil Akhir
“Musim ini adalah yang paling sulit saya jalani di Serie A. Meskipun banyak masalah, kami berhasil mengumpulkan 29 poin di paruh kedua musim,” kata Sarri. Ia berkomitmen untuk mendiskusikan masalah yang ada dengan klub sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.
Tentunya, masa depan Sarri menjadi sorotan, terutama dengan adanya minat dari Napoli, tim yang pernah dilatihnya sebelumnya. “Saya tidak tahu karena saat ini saya masih terikat kontrak di sini. Jika situasi ini berubah, maka kita bisa berbicara lebih lanjut,” tutupnya.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment