Lakers Siap Memilih di Draft NBA 2026

EL SEGUNDO, CALIFORNIA – 12 Mei: Presiden Operasi Basket dan Manajer Umum Los Angeles Lakers, Rob Pelinka, berbicara kepada media pada konferensi pers di UCLA Health Training Center. (Foto oleh Luke Hales/Getty Images)
Los Angeles Lakers bersiap untuk memilih di posisi ke-25 pada Draft NBA 2026 yang akan datang.
Dengan memilih lebih jauh di urutan, banyak hal bisa terjadi yang dapat mengubah papan draft. Sekitar sebulan menjelang malam yang dinanti, Adam Finklestein dari CBS Sports memperkirakan bahwa pusat dari Universitas North Carolina, Henri Veesaar, bisa menjadi pilihan yang realistis.
Perjalanan Henri Veesaar ke AS

GettySALT LAKE CITY, UT – 24 Oktober: Keba Keita #13 dari Brigham Young Cougars berjuang merebut bola dari Henri Veesaar #13 dari North Carolina Tar Heels dalam pertandingan eksibisi. (Foto oleh Chris Gardner/Getty Images)
Prospek asal Estonia ini datang ke AS dan menghabiskan tiga tahun di Arizona.
Pada tahun pertamanya, Veesaar datang dari bangku cadangan dalam 29 pertandingan dan mencatatkan rata-rata 2,4 poin dan 1,5 rebound per pertandingan.
Di tahun kedua, Veesaar menjalani redshirt. Ia kembali bermain di tahun ketiga dalam 37 pertandingan, dengan lima diantaranya sebagai starter. Ia tampil selama 20,8 menit per pertandingan, menghasilkan 9,4 poin dan 5,0 rebound.
Pada musim NCAA 2025-2026, Veesaar bergabung dengan North Carolina dan menjadi starter dalam semua 31 pertandingan. Dia mencatatkan tahun terbaiknya dengan rata-rata 17,0 poin per game dengan persentase tembakan 60,8%, serta 42,6% di garis tiga poin, ditambah 8,7 rebound per game.
Veesaar Cocok untuk Lakers

GettyDURHAM, NORTH CAROLINA – 07 Maret: Cameron Boozer #12 dari Duke Blue Devils mencoba mencetak gol melawan Henri Veesaar #13 dari North Carolina Tar Heels.
“Lakers adalah tim yang kemungkinan mencari pemain besar, dan meskipun mereka mungkin lebih memilih tipe pemain defensif, kombinasi ukuran dan keterampilan Veesaar bisa jadi terlalu sulit untuk dilewatkan,” tulis Finklestein.
“Veesaar adalah pemain stretch-five yang mampu menembak dengan baik dari jarak jauh, berfungsi dalam dribble hand-offs, mampu melakukan passing, dan memiliki kemampuan vertical spacing, meskipun ia harus lebih konsisten dalam pertahanan dan rebound.”
Mencari pemain tengah yang konsisten dengan keterampilan yang bervariasi di sisi ofensif tidak se mudah dulu, tetapi tetap menjadi tantangan.
Jika Veesaar terpilih, ia akan memberikan dimensi baru bagi tim LA. DeAndre Ayton dan Jaxson Hayes lebih merupakan tipe pemain tradisional di posisi besar. Di antara Ayton dan Hayes, keduanya hanya berusaha melakukan tiga tembakan dari jarak jauh selama musim 2025-2026.
Setiap pilihan yang diambil di awal putaran pertama akan sulit untuk langsung masuk ke rotasi Lakers, namun membawa keterampilan yang berbeda ke posisi tersebut memberi peluang bagi Veesaar untuk mendapatkan menit awal jika ia terpilih.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment