AC Milan Lakukan Perombakan Besar Usai Gagal Masuk Champions League
AC Milan sedang melakukan perubahan besar dalam susunan tim dengan sejumlah staf kunci, termasuk kepala pelatih Massimiliano Allegri, harus pergi setelah klub gagal memenuhi syarat untuk lolos ke Liga Champions.
Milan gagal meraih tempat di kompetisi klub terkemuka Eropa untuk kedua kalinya berturut-turut, setelah mengalami kekalahan 2-1 dari Cagliari yang membuat mereka terjun dari posisi ketiga ke kelima di klasemen liga.
Klub sempat menjadi pesaing kuat dalam perburuan Scudetto, namun penurunan performa di tengah musim merusak harapan mereka. Dalam 14 laga terakhir Serie A, mereka bahkan kalah tujuh kali, memberi kesempatan bagi rival mereka, Inter, untuk meraih titel juara.
Pemecatan Staf Kunci
Allegri kini meninggalkan posisinya bersama dengan direktur olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan direktur teknik Geoffrey Moncada dalam langkah drastis untuk merombak jajaran atas klub.
Keputusan ini diambil oleh pemilik klub, Gerry Cardinale, setelah berdiskusi dengan penasihat senior Zlatan Ibrahimovic dan anggota dewan Massimo Calvelli. Cardinale merupakan pendiri RedBird Capital Partners, perusahaan investasi asal Amerika Serikat yang telah memiliki Milan sejak 2022.
Pernyataan Resmi Klub
Dalam pernyataan resmi klub disebutkan, “Setelah kekecewaan tahun lalu, mandat yang diberikan kepemilikan kepada klub adalah kembali ke Liga Champions dan membentuk fondasi untuk meraih kemenangan secara konsisten di puncak Serie A. Selama sebagian besar musim ini, kami berada di dua posisi teratas di Serie A, dengan peluang nyata untuk bersaing memperebutkan Scudetto. Namun, akhir musim yang tidak konsisten membuat performa kami menjadi sebuah kegagalan yang nyata.”
“Saatnya untuk melakukan perubahan dan reorganisasi menyeluruh pada operasi sepak bola. Kami akan segera berpisah dengan CEO Giorgio Furlani, direktur olahraga Igli Tare, pelatih kepala Massimiliano Allegri, dan direktur teknik Geoffrey Moncada. Kami mengucapkan terima kasih kepada masing-masing atas kerja keras dan dedikasi mereka untuk AC Milan selama masa tugas mereka.
Keputusan lebih lanjut mengenai pengisian posisi yang kosong akan diumumkan dalam waktu dekat, dengan tujuan siap untuk musim mendatang.
Kembali ke AC Milan
Allegri kembali melatih Milan pada Mei 2025 untuk menggantikan Sergio Conceicao, setelah sebelumnya menjabat selama tiga setengah tahun dari 2010 hingga 2014, di mana ia berhasil meraih gelar Serie A pada musim 2010-11 dan Supercoppa di tahun berikutnya.
Di periode keduanya, Allegri memimpin tim dalam 42 pertandingan, mencatat 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan.
Tare diangkat sebagai direktur olahraga Milan pada Mei 2025 setelah sukses selama 15 tahun di Lazio. Furlani menggantikan Ivan Gazidis sebagai CEO klub pada 2022, sementara Moncada bergabung dengan klub pada 2018.
Dampak Terhadap Liga Champions
Como dan Roma memanfaatkan penurunan performa Milan dan akan bergabung bersama Inter dan Napoli di Liga Champions musim depan. Sementara itu, Milan dan Juventus yang menempati posisi keenam akan bersaing di Liga Europa, sedangkan Atalanta yang finis di posisi ketujuh akan berkompetisi di Liga Konferensi.
(LC/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment