Home Basket NBA Nuggets bisa belajar dari Knicks saat formula lama mulai usang.
NBA

Nuggets bisa belajar dari Knicks saat formula lama mulai usang.

Share
Share

Analisis Perubahan yang Diperlukan Denver Nuggets Setelah Kalah Dini di Playoff

Denver Nuggets akan menghadapi perubahan besar di offseason mendatang setelah tersingkir lebih awal di babak pertama playoff oleh Minnesota Timberwolves. Tim ini perlu belajar dari langkah yang diambil oleh New York Knicks yang saat ini berada di jalur menuju NBA Finals. Mereka tidak hanya perlu mempertimbangkan cara melakukan perombakan melalui perdagangan, tetapi juga harus mendatangkan pemain yang memiliki profil defensif yang mampu menutup kekurangan dalam pertahanan yang dimiliki Nikola Jokic dan Jamal Murray.

Blueprint Knicks untuk Nuggets

Knicks berhasil menciptakan gaya bermain yang efektif di sekitar Jalen Brunson, dan bersama Karl-Anthony Towns, hal ini bisa menjadi acuan bagi Nuggets dalam beberapa tahun ke depan. Sudah saatnya Nuggets mengubah cara mereka bermain, yang sebelumnya mengandalkan banyak poin, menjadi lebih seimbang dengan fokus pada pertahanan.

Blueprint yang diterapkan Knicks cukup sederhana, namun realisasinya bisa menjadi tantangan. Mereka membentuk tim dengan pemain-pemain bertahan yang baik di sekitar Brunson, walau ia bukan dikenal sebagai pemain bertahan yang hebat. Meskipun Towns juga tidak terbilang produktif di sisi defensif, ia mampu memberikan kontribusi dalam hal blok.

Penting juga untuk dicatat bahwa Knicks menandatangani Landry Shamet sebagai cadangan untuk Brunson, yang menunjukkan performa baik saat melawan Cleveland Cavaliers. Shamet memiliki kemampuan bertahan yang memadai dan digandeng dengan Miles McBride, yang menawarkan sentuhan ofensif tambahan dari bangku cadangan.

Knicks memiliki variasi dalam tim mereka. Pemain seperti Mikal Bridges, OG Anunoby, dan Josh Hart telah terbukti sebagai pemain peran yang luar biasa, dengan Anunoby bahkan masuk dalam NBA All-Defensive Second Team. Mereka berhasil menciptakan kerjasama yang solid, sedangkan Nuggets sendiri belum memiliki komplementasi yang setara.

Baca juga:  Nuggets Siap Tampil Optimal: Tak Ada Alasan Lagi Sebelum Playoff!

Nuggets Perlu Menemukan Komplementasi untuk Jokic dan Murray

Strategi yang dibutuhkan Nuggets sebenarnya cukup sederhana; meskipun sudah dikelilingi oleh pemain yang efisien dalam menembak tiga angka, mereka masih membutuhkan pemain yang lebih defensif. Jokic dan Murray, meskipun berbakat, memiliki kelemahan dalam bertahan. Hal ini mirip dengan situasi yang dialami Towns dan Brunson.

Setidaknya, Nuggets tidak dapat hanya mengandalkan skor tinggi seperti sebelumnya. Aspek pertahanan harus menjadi prioritas. Setiap perdagangan yang dilakukan Nuggets seharusnya fokus pada penambah kuat di sisi pertahanan, dengan atribut ofensif yang baik sebagai tambahan.

Hal ini juga berlaku pada keputusan mereka di pasar bebas. Murray dan Jokic sudah mampu membawa tim dalam hal serangan dan menciptakan peluang. Jokic memiliki kemampuan untuk meningkatkan permainan rekan-rekannya.

Dengan demikian, Nuggets perlu mengadopsi formula baru yang lebih seimbang, karena strategi lama mereka sudah tidak efektif lagi. Knicks telah memberikan petunjuk tentang cara yang bisa diterapkan untuk meningkatkan performa tim di masa mendatang.

(BA/GN)
sumber : nugglove.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Knicks kalahkan Cavs, siap jadi raja di Wilayah Timur!

Knicks berhasil mengalahkan Cavs dalam pertandingan sengit, menunjukkan dominasi mereka dan mengukuhkan...

Meek Mill Tuduh Nike Curi Ide Kolaborasi Dreams and Nightmares dengan LeBron.

Meek Mill menuduh Nike telah mencuri ide kolaborasi "Dreams and Nightmares" yang...

Lakers sadar mereka salah pilih pusat Blazers sejak awal.

Lakers menyadari kesalahan mereka dalam memilih pusat dari Blazers, menyusul performa yang...

Popovich tegur Spurs setelah kekalahan di Game 3 dari Thunder.

Popovich mengekspresikan kekecewaannya setelah Spurs kalah dari Thunder di Game 3, menegur...