Menatap Offseason: Lakers dan Potensi Perubahan Roster
Setelah kalah total dari Oklahoma City Thunder, saatnya Los Angeles Lakers memasuki periode offseason. Luka Dončić, yang menjadi pencetak poin terbanyak liga dengan rata-rata 33,5 poin per pertandingan dari 64 laga musim reguler, terpaksa absen di semua 10 pertandingan playoff Lakers akibat cedera hamstring kiri derajat 2 yang dialaminya pada 2 April melawan Thunder.
Prioritas Offseason Lakers
Dengan masa depan LeBron James yang tidak menentu, prioritas Lakers bukan hanya memulihkan Dončić, tetapi juga memperbaiki komposisi tim di sekitarnya. Kekurangan terbesar menjelang musim 2026–27 adalah posisi center.
DeAndre Ayton ada dalam tim, tetapi ia tidak mampu memenuhi harapan elit yang diinginkan franchise. Masalahnya, Ayton sering menjadi beban tim sepanjang musim.
Pergantian di Posisi Center
Pelatih kepala JJ Redick menariknya dari pertandingan ketiga seri melawan Thunder setelah OKC berhasil mendapatkan rebound ofensif berturut-turut pada satu kesempatan. Tim lawan mampu menemukan banyak celah di area ring meski Ayton berada di lapangan.
Ayton memiliki opsi pemain senilai sedikit lebih dari $8 juta untuk musim 2026–27. Namun, ekspektasi di liga menunjukkan bahwa pasangan ini tidak berhasil, sehingga Lakers akan mencari pengganti, tanpa memandang keputusan Ayton. Salah satu target utama adalah center Dallas Mavericks, Daniel Gafford.
Usulan Pertukaran
Zach Kram dari ESPN mengusulkan trade dalam paket offseason yang akan mengirim Gafford ke Lakers dengan imbalan Jarred Vanderbilt, Dalton Knecht, dan pilihan ke-25 di putaran pertama draft 2026. Gafford sudah familiar dengan sistem tim dan juga mengenal Dončić, sehingga ia bisa menjadi penyangga ring yang selama ini dibutuhkan Lakers.
Gafford masih terikat kontrak selama tiga tahun ke depan, dimulai dari $17,2 juta untuk musim depan, diikuti $18,1 juta dan $18,9 juta. Pertukaran Vanderbilt dan Knecht hampir mencocokkan gaji Gafford, menjaga agar langkah ini tetap ramah anggaran bagi Lakers.
Di sisi lain, Mavericks sedang melakukan pembangunan ulang tim sekitar Cooper Flagg dan membersihkan sisa-sisa era Anthony Davis, sehingga Gafford mungkin tidak lagi sesuai dengan rencana Dallas. Mengirimnya ke Lakers untuk mendapatkan pemain muda dan pilihan putaran pertama dapat mempercepat proses revamp mereka.
Hambatan dalam Perdagangan
Namun, setiap trade tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Bobby Marks dari ESPN menyoroti satu kendala utama bagi Dallas. “Untuk melepas Gafford,” tulis Marks, “Mavericks perlu memastikan bahwa Dereck Lively II dalam kondisi sehat.”
Lively hanya tampil dalam tujuh pertandingan musim ini sebelum menjalani operasi kaki kanan pada bulan Desember. Jika ia dinyatakan siap bermain untuk musim 2026–27, Dallas dapat mempertimbangkan untuk melepas Gafford tanpa kekhawatiran. Vanderbilt dapat mengisi menit cadangan jika diperlukan, dan Mavericks memiliki tiga pilihan putaran pertama untuk draft pemain besar jika dibutuhkan.
Knecht, yang akan berusia 25 tahun musim panas ini, tidak berperan banyak di musim keduanya. Sementara itu, Vanderbilt tetap menjadi pemain situasional. Keduanya bukan bagian dari inti jangka panjang Lakers, tetapi Gafford adalah.
Akhir Kata
Dengan langkah trade yang cerdas ini, Lakers bisa mendapatkan partner pick-and-roll yang teruji untuk Dončić, serta memperbaiki kekurangan terbesar dalam roster tanpa harus melepas talenta inti mereka.
Berita NBA Lainnya:
- Terus ikuti perkembangan liga dan pertandingan mendatang.
- Saksikan streaming pertandingan NBA secara resmi melalui platform seperti Vidio atau layanan berbayar lainnya.
(BA/GN)
sumber : www.sportingnews.com
Leave a comment