Luke Littler Menang Emosional di Premier League Kedua Kalinya
Luke Littler tak dapat menahan air matanya setelah meraih kemenangan kedua di Premier League dalam tiga penampilan, mengungkapkan bahwa ia sempat mempertimbangkan untuk mundur dari ajang tersebut.
Kemenangan Dramatis
Peserta berusia 19 tahun itu dinyatakan sebagai juara pada hari Jumat waktu AEST setelah mengalahkan Luke Humphries dengan skor 11-10 dalam final yang menegangkan di O2 Arena, London. Littler berhasil membawa pulang hadiah uang sebesar £410,000 atau sekitar AU$770,000.
Setelah pertandingan, Littler membuka diri tentang tekanan emosional yang dihadapinya selama kompetisi Premier League.
Jalan Menuju Kemenangan
“Empat minggu pertama sangat berat, saya berada di dasar klasemen, tetapi di malam kelima saya berhasil meraih kemenangan pertama. Saya harus bangkit dari keadaan sulit,” kata Littler kepada Sky Sports.
Ia juga mengingat perjuangannya di Brighton ketika memiliki rata-rata skor 79, yang membuatnya merasa sangat tertekan. Respons negatif dari para penonton pun semakin menambah bebannya. Di Manchester, ia mengalami kekalahan memalukan dari Gian van Veen setelah terlibat pertengkaran di atas panggung.
Reaksi Penonton
Setelah ditaklukkan oleh Stephen Bunting di perempat final di Brighton, Littler mendapat sorakan boo dari penonton yang berlanjut pada pertemuannya dengan van Veen. Konfrontasi dengan penonton juga terjadi dalam semifinal ketika ia melawan Gerwyn Price.
“Setelah kejadian di Brighton dan Manchester, saya duduk di rumah berbicara dengan pasangan saya, Faith, dan mengatakan, ‘Saya tidak mau melanjutkan ini lagi, setiap minggu tekanan dari penonton,’” kenangnya, saat Humphries memberikan dukungan di panggung.
Keterbukaan Emosional
Littler menjelaskan bahwa ia sering menyembunyikan perasaannya dari keluarga. “Kami semua punya perasaan, bukan hanya sebagai pemain dart, tapi juga sebagai manusia. Kami hanya ingin melanjutkan hidup,” tambahnya. “Saya sangat bersyukur kepada keluarga dan tentunya Faith.”
Respon Teman Seperjuangan
Humphries kemudian ditanya mengenai reaksi emosional Littler setelah kemenangan. “Saya selalu ada untuknya jika ia membutuhkannya,” ungkap Humphries. “Ini memang emosional karena kami berada di jalan selama 16 hingga 17 minggu, dan dia mengalami banyak hal sulit.”
Dampak Kemenangan
Kemenangan ini menjadi momen penting dalam karier Littler. Meski banyak tantangan yang dihadapinya, ia berhasil menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang patut diapresiasi. Dengan keberhasilan ini, Littler diharapkan dapat meraih lebih banyak prestasi di masa depan dan membangun momentum positif dalam kariernya di dunia dart.
(PL/GN)
sumber : www.foxsports.com.au
Leave a comment