Arsenal Hadapi PSG di Final Liga Champions 2025/26
Musim 2025/26 akan ditutup pada Sabtu malam ini saat Arsenal bertemu Paris Saint-Germain (PSG) dalam final Liga Champions di Budapest. Ini merupakan penampilan pertama Arsenal dalam 20 tahun setelah terakhir kali berlaga di final melawan Barcelona pada tahun 2006, dan hanya final kedua dalam sejarah klub.
Arsenal Semangat Setelah Raih Gelar Liga Primer
Di bawah arahan Mikel Arteta, Arsenal menunjukkan performa impresif menuju final ini dengan memenangkan semua pertandingan di fase grup liga mereka.
Setelah menjuarai Liga Primer untuk pertama kalinya dalam 22 tahun, semangat tim asal London Utara meningkat menjelang pertandingan penting ini. Namun, kekhawatiran akan kelelahan bisa menjadi faktor penghambat, terutama di tahap akhir musim ini.
Final ini menjadi pertandingan ke-63 bagi Arsenal sepanjang musim, yang menjadikannya tim dengan jumlah pertandingan terbanyak di lima liga teratas Eropa.
PSG Lebih Sedikit Bermain
Di sisi lain, PSG hanya memainkan 56 pertandingan. Jika dihitung dari partisipasi mereka di Piala Dunia Klub tahun lalu, jumlah itu meningkat menjadi 62 pertandingan.
Pelatih Luis Enrique dapat lebih banyak merotasi skuadnya dalam beberapa pekan terakhir sehingga para pemain kunci seperti Ousmane Dembele mengalami lebih sedikit tekanan, hanya bermain penuh dalam satu dari 34 pertandingan Ligue 1.
Perbandingan Pemainan
Banyak pemain bintang PSG tidak bermain setengah dari pertandingan liga, sementara Martin Zubimendi dari Arsenal tampil di setiap pertandingan. Dari 12 pemain yang memiliki lebih dari 3000 menit bermain, sembilan di antaranya berasal dari Arsenal. Arteta tidak dapat menurunkan Ben White dan Jurrien Timber yang kondisinya diragukan, tetapi ada harapan bagi Noni Madueke untuk tampil.
Di pihak PSG, Achraf Hakimi diragukan tampil, sedangkan Dembele telah menyatakan kesiapan meski ada cedera ringan.
Kvaratskhelia Menjadi Ancaman Utama
Dari enam pertandingan terakhir, Arsenal mencatat lima kemenangan dan satu hasil imbang, sementara PSG meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan. Khvicha Kvaratskhelia menjadi ancaman utama bagi Arsenal dengan total 10 gol di Liga Champions, serta rekor 49 tembakan dan 18 tembakan tepat sasaran.
Di sisi kreativitas, PSG mengandalkan Vitinha yang telah mencatatkan 1.553 umpan, jauh lebih banyak dibandingkan William Saliba dari Arsenal yang memiliki 678 umpan.
Gabriel Martinelli dan Viktor Gyokeres menjadi tumpuan Arsenal dengan masing-masing raihan enam dan lima gol, sedangkan Declan Rice menciptakan 24 peluang.
Statistik dan Perbandingan
Dalam enam pertemuan terakhir, PSG dan Arsenal saling mengalahkan sebanyak dua kali dan dua pertandingan berakhir imbang. PSG menduduki peringkat pertama untuk total gol (44), total tembakan (298), tembakan tepat sasaran (114), dan jumlah umpan (9.809), serta kedua dalam akurasi umpan (89%). Sementara itu, Arsenal berada di peringkat keenam untuk jumlah gol (29) dan total tembakan (209).
Dalam hal statistik defensif, Arsenal tampil baik dengan enam gol kebobolan dan menduduki peringkat 36, sementara PSG kebobolan 22 gol.
Jadwal Pertandingan
Final Liga Champions antara Arsenal dan PSG akan berlangsung pada:
- Tanggal: 27 Mei 2026
- Waktu: 02.00 WIB
- Siaran Langsung: Champions TV dan layanan streaming berbayar resmi yang tersedia di Indonesia.
Dampak Pertandingan
Final ini bukan hanya momen bersejarah bagi Arsenal, tetapi juga untuk PSG yang ingin menambah koleksi gelar mereka di panggung Eropa. Pertandingan ini akan menjadi ujian bagi kedua tim yang memiliki karakter permainan berbeda, dengan Arsenal yang fokus pada pertahanan solid dan PSG yang mengandalkan serangan tajam.
(PL/GN)
sumber : www.flashscore.co.za
Leave a comment