Warriors Siapkan Perubahan di Sektor Backcourt

LeBron James dari Los Angeles Lakers dan Stephen Curry dari Golden State Warriors berbincang dengan santai setelah pertandingan.
Golden State Warriors bersiap menghadapi offseason yang sibuk. Musim ini tidak membawa banyak kepuasan, dan manajemen dikabarkan akan mengutamakan penguatan di sektor backcourt.
Stephen Curry tetap menjadi andalan di posisi tersebut, tetapi cedera yang membatasi waktunya di lapangan menghalangi kemajuan tim. Menurut insider ClutchPoints, Brett Siegel, fokus utama Warriors adalah menambah satu guard.
“Warriors akan mencari setidaknya satu guard di offseason ini. Mereka ingin memiliki playmaker tambahan yang bisa berduet dengan Steph Curry, seorang shooter yang dapat bermain di sampingnya dalam beberapa rotasi,” ungkap Siegel.
“Mereka menginginkan sosok yang berada di antara Brandin Podziemski dan Stephen Curry. Tim ini perlu punya guard ketiga yang bisa memegang peranan penting,” tambahnya.
Dengan kebutuhan akan kedalaman dalam skoring dan kreativitas, Warriors tidak ingin sepenuhnya merombak inti tim yang dibangun di sekitar Curry. Oleh karena itu, target mereka, termasuk mungkin LeBron James, akan terbatas pada pasar free agency.
Warriors Targetkan Guard untuk Dampingi Steph Curry

GettyGolden State Warriors menyetujui perpanjangan kontrak dua tahun dengan pelatih kepala Steve Kerr.
Jalan yang jelas bagi Warriors untuk bergerak mencari target backcourt adalah melalui pasar free agency. Mereka menghadapi kendala anggaran akibat pemain berkontrak besar seperti Curry, Jimmy Butler, dan Draymond Green.
Golden State diperkirakan akan memasuki offseason dengan batas anggaran yang ketat, dengan fleksibilitas terbatas di luar opsi mid-level exception (MLE) dan kontrak minimum. Dua nama yang masuk dalam radar adalah guard dari Chicago Bulls.
“Kami melihat free agency dan dua nama yang dikabarkan menjadi target adalah Colin Sexton dan Anfernee Simons. Keduanya sesuai dengan profil mid-level exception, bahkan mungkin setengah dari MLE,” terang Siegel.
Sexton, 27 tahun, membawa kemampuan mencetak angka yang dibutuhkan Warriors dan masuk sebagai free agent tanpa batas. Kontraknya yang habis seharga $72 juta membuatnya menjadi pemain yang berpotensi ditandatangani dengan tawaran MLE jangka pendek jika tidak mendapatkan penawaran besar di tempat lain.
Simons, 26 tahun, juga merupakan pencetak angka handal yang bisa beroperasi di backcourt bersama Curry. Status free agency-nya berasal dari kontrak lebih besar, di mana ia menandatangani perpanjangan empat tahun senilai $100 juta dengan Portland Trail Blazers pada 2022. Dia masih dapat berada dalam lingkup MLE.
Masalah Kedalaman Tim Terungkap Musim Ini

GettyBrandin Podziemski dari Golden State Warriors bereaksi selama pertandingan NBA.
Upaya Warriors untuk menambah guard bukanlah hal yang mengejutkan. Setelah memulai musim dengan baik, mereka mengalami penurunan drastis ketika dua bintang mereka, yang menjadi pilihan pencetak skor utama, mengalami cedera serius.
Tanggung jawab ofensif jatuh kepada pemain muda seperti Podziemski, yang telah berusaha keras tetapi tidak cukup untuk mengangkat tim. Mereka hanya berhasil meraih tempat ke-10 dan tersingkir di pertandingan play-in kedua.
Menambah lebih banyak pemain di backcourt akan menjadi langkah maju dalam mengatasi masalah kedalaman tim. Selain itu, Curry juga akan terhindar dari menit bermain yang terlalu lama, mengingat usianya yang tidak lagi muda, dan diharapkan dapat menghindari masalah cedera lebih lanjut.
(BA/GN)
sumber : heavy.com
Leave a comment