Home Motorsport Formula 1 FIA Batasi Kecepatan Mobil F1 di GP Monaco dengan Peta Mesin Baru
Formula 1

FIA Batasi Kecepatan Mobil F1 di GP Monaco dengan Peta Mesin Baru

Share
Share

Perubahan Regulasi Teknik di Monaco: Fokus pada Keamanan dan Kinerja Kendaraan

Monaco, yang dikenal sebagai salah satu tempat paling berprestisi dalam kalender Formula 1, akan menghadapi tantangan baru tahun ini seiring dengan diterapkannya regulasi teknik yang baru. Perubahan ini akan berdampak besar pada keselamatan dan pengaturan kendaraan.

Aerodinamika Aktif Dinonaktifkan

Untuk pertama kalinya musim ini, aerodinamika aktif akan dinonaktifkan sepanjang lintasan guna meminimalkan risiko. FIA biasanya menentukan zona aktivasi pada bagian trek di mana mobil tidak beroperasi pada batas maksimum grip. Dengan cara ini, sayap dapat diaktifkan dengan aman tanpa mengorbankan stabilitas, bahkan ketika ban sudah aus.

Namun, ada dua kriteria tambahan yang diperhatikan. Zona aktivasi harus lebih dari tiga detik untuk menghindari pengaktifan yang terlalu singkat, yang dapat meningkatkan beban kerja pengemudi tanpa memberikan manfaat kinerja yang berarti.

Pada musim lalu di Monaco, pengemudi memanfaatkan DRS di garis pit selama sedikit lebih dari lima detik, mencapai kecepatan sekitar 290 km/jam. Dengan MGU-K berdaya 350 kW, kendaraan bisa meningkat kecepatan lebih cepat pada fase akselerasi.

Risiko di Zona Rem

Keputusan untuk menonaktifkan mode “lurus” ini didasari oleh risiko di zona rem Turn 1, di mana permukaan yang berbatu memerlukan downforce maksimum untuk mencegah penguncian roda. Kecepatan yang lebih tinggi hanya menambah risiko.

Pemetaan Mesin Khusus untuk Keamanan

Selain itu, beberapa GP, termasuk Monaco, akan dilengkapi dengan mapping mesin khusus yang disebut Rev1. Mapping ini menerapkan batasan alternatif pada kurva daya MGU-K untuk mencegah kecepatan berlebihan di area seperti garis pit, terowongan, dan jalur menanjak menuju Massenet. Walaupun daya maksimal tidak diturunkan, fase clipping akan dimodifikasi.

Baca juga:  McLaren F1 Ngebut dari Balok! LEGO Rilis Set Ikonik!

Di mode standar, motor listrik dapat memberikan daya 350 kW hingga 290 km/jam sebelum daya yang tersedia secara bertahap dikurangi, turun ke 250 kW pada 310 km/jam dan 0 kW pada 345 km/jam. Di Monaco, mobil akan memberikan 350 kW hingga 200 km/jam sebelum memasuki fase clipping. Pada 270 km/jam, output MGU-K akan turun ke sekitar 100 kW, dan pada 300 km/jam, kontribusinya akan menjadi nol.

Manajemen Energi di Monaco

Monaco bukanlah sirkuit yang menuntut manajemen energi tinggi berkat banyaknya zona pengereman yang memungkinkan pengembalian energi baterai yang efisien. Dalam mode “overtake”, MGU-K akan berhenti mengeluarkan daya maksimum pada 200 km/jam menggantikan 335 km/jam, meskipun tingkat clipping tidak akan terlalu curam.

Secara teoritis, ketika kecepatan mencapai 260 km/jam, peta standar memberikan sekitar 150 kW dari motor listrik, sementara mode overtaking akan memberikan tambahan hampir 100 kW.

Dampak Terhadap Tim dan Driver

Perubahan ini memastikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama, terutama di trek yang sempit dan berbahaya seperti Monaco. Dengan pendekatan baru dalam regulasi ini, para tim dan pengemudi harus lebih hati-hati dalam strategi balapan mereka, serta menyesuaikan pengaturan kendaraan untuk memaksimalkan kinerja tanpa mengorbankan keselamatan.

(SA/GN)
sumber : www.autosport.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Kimi Antonelli raih Trofi Bandini yang bergengsi di Italia!

Kimi Antonelli sukses meraih Trofi Bandini yang prestisius di Italia, mengukuhkan posisinya...

Kimi Antonelli tegaskan loyalitasnya pada Mercedes di acara Trofi Bandini.

Kimi Antonelli menegaskan loyalitasnya kepada Mercedes saat acara Trofi Bandini, mengungkapkan komitmen...

Mercedes Hadapi Tantangan Besar, Keputusan Kritis Alpine Mengguncang F1!

Mercedes tengah menghadapi tantangan besar di kompetisi F1, sementara keputusan penting dari...

Fernando Alonso mencuri perhatian di Monaco dengan Porsche 918 Spyder langka!

Fernando Alonso mencuri perhatian di Monaco saat mengemudikan Porsche 918 Spyder langka,...