Home Sepakbola Champions League Arsenal: Saatnya Arteta Perbarui Gaya atau Tetap Begitu-Begitu Saja?
Champions League

Arsenal: Saatnya Arteta Perbarui Gaya atau Tetap Begitu-Begitu Saja?

Share
Share

Usai Kekalahan di Final Liga Champions, Arsenal Fokus ke Musim Depan

Arsenal baru saja mengalami kesedihan setelah kalah di final Liga Champions, tetapi mereka harus cepat bangkit. Perayaan gelar Premier League di London Utara pada hari Minggu lalu mungkin telah mengalihkan perhatian mereka pada misi musim depan, di mana mereka akan berusaha untuk tetap sebagai yang teratas di Liga Inggris dan melangkah lebih jauh di Eropa.

Kekalahan Melawan PSG

Kekalahan Arsenal dari Paris Saint-Germain di Budapest pada Sabtu malam terjadi melalui adu penalti, namun kelemahan Arsenal saat menghadapi tim dengan kualitas tertinggi sudah terlihat sebelum drama titik penalti tersebut. The Gunners hanya memiliki penguasaan bola kurang dari 25%, dan gol pembuka yang dicetak Kai Havertz menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran mereka dalam 120 menit pertandingan.

Statistik dan Dominasi PSG

Setelah pertandingan, gelandang PSG Joao Neves mengungkapkan bahwa timnya adalah “satu-satunya yang ingin bermain”. Mantan bek Arsenal yang juga juara Premier League, Matthew Upson, menjelaskan kepada BBC Sport bahwa gol awal Havertz membuat permainan menjadi tidak menarik. “Jika skor tetap 0-0 di paruh pertama, saya rasa Anda mungkin akan melihat sedikit perbedaan dari Arsenal, tetapi setelah mencetak gol, mereka secara alami akan sedikit beralih ke mode defensif,” katanya.

“Setiap tim melakukan hal ini, dan PSG kemudian mendominasi penguasaan bola. Statistik penguasaan bola yang mencapai 75-25% sangat mengkhawatirkan untuk sebuah final antara dua tim terbaik,” tambah Upson.

Pendapat Arteta

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tidak ragu menyebut PSG sebagai “tim terbaik di dunia”. Ia mengatakan bahwa keunggulan PSG dalam penguasaan bola telah mempengaruhi gaya permainan Arsenal. Arteta juga menyinggung kemungkinan untuk meniru gaya permainan tim Prancis itu di masa depan.

Baca juga:  Arsenal kalahkan Sporting Lisbon, Bayern Munich taklukkan Real Madrid di perempat final!

“Apa yang mereka lakukan dengan bola, termasuk tindakan individu, belum pernah saya lihat sebelumnya,” ungkap Arteta. “Bukan rencana untuk bermain di area tertentu saat tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa Anda untuk berbuat demikian.”

Refleksi untuk Musim Depan

Apakah Arteta perlu merombak gayanya demi membawa Arsenal ke tingkat berikutnya, meningkatkan statistik penguasaan bola mereka, dan menjaga pesaing tetap tertekan? Atau akankah kita menyaksikan formula juara Premier League yang sama dari Arsenal?

Kekalahan ini seharusnya menjadi momen refleksi bagi Arsenal untuk bisa lebih bersaing di pentas Eropa. Musim depan akan menawarkan kesempatan baru, dan fans Arsenal akan menunggu langkah nyata dari tim kesayangan mereka.

(LC/GN)
sumber : www.bbc.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Tiga Bintang Arsenal Masuk Tim Terbaik UEFA Champions League!

Tiga bintang Arsenal meraih penghargaan dengan masuk ke dalam Tim Terbaik UEFA...

VIDEO Mirra Andreeva vs Jil Teichmann | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Mirra Andreeva vs Jil Teichmann | Roland-Garros 2026 | Sorotan Pertandingan...

VIDEO Jesper de Jong vs Alexander Zverev | Roland-Garros 2026 | Match Highlights

Judul: Jesper de Jong vs Alexander Zverev | Roland-Garros 2026 | Sorotan...

Khvicha Kvaratskhelia dinobatkan Pemain Terbaik Liga Champions!

Khvicha Kvaratskhelia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Champions, menyuguhkan permainan brilian dan...