Tim Basket Pria Kanada Siap Hadapi Olimpiade 2028
TORONTO — Mari kita mulai dengan siapa saja yang berencana tampil di Olimpiade 2028, mewakili tim nasional basket pria Kanada, yang berusaha meraih medali untuk pertama kalinya sejak 1936.
Shai Gilgeous-Alexander, dua kali pemenang NBA MVP, menjadi salah satu dari 23 pemain yang diumumkan oleh manajer umum Rowan Barrett. Ia juga memperkenalkan pelatih kepala baru program ini, Gord Herbert.
Pemain Kunci yang Bergabung
Selain Shai, ada juga sepupunya, Nickeil Alexander-Walker, yang baru saja meraih penghargaan Most Improved Player NBA setelah musim cemerlang bersama Atlanta Hawks. RJ Barrett, yang mengalami tahun terbaik dalam kariernya bersama Toronto Raptors, juga dalam daftar. Dillon Brooks, pahlawan Piala Dunia Kanada 2023, bersama dengan Andrew Nembhard dan veteran Kelly Olynyk, turut bergabung. Nembhard mencatatkan rekor tertinggi dalam kariernya di Indiana Pacers, sementara Olynyk tengah bermain di Final NBA bersama San Antonio Spurs.
Persiapan Menjelang Kualifikasi dan FIBA World Cup
Ini adalah kelompok pemain NBA yang kembali dari tim yang mengalami kekalahan di perempat final Olimpiade 2024 di Paris. Mereka semua berkomitmen untuk program ini selama jendela kualifikasi Piala Dunia musim panas di Hamilton dan Quebec City, serta, jika Kanada lolos, di FIBA Basketball World Cup tahun depan dan Olimpiade 2028 di Los Angeles.
Ini adalah kelompok yang kuat, dan pilihan yang akan dihadapi Herbert dan Barrett untuk menambah pemain sangat banyak. Memilih siapa yang tidak akan masuk dalam skuat 12 pemain terakhir akan menjadi sebuah tantangan.
Target Medali Emas
Barrett menegaskan bahwa harapan program ini untuk tahun 2027 dan, tentu saja, Olimpiade 2028 adalah meraih medali emas. “Kami percaya kami memiliki atlet, pengalaman, dan kini pelatih yang tepat untuk membawa langkah ini ke depan,” kata Barrett, yang menjabat sebagai GM sejak 2019, membawa Kanada meraih medali perunggu terbaiknya di Piala Dunia 2023 serta finis di posisi kelima di Paris.
Namun, langkah ini akan dijalani tanpa salah satu pemain terbaik dalam sejarah basket Kanada, Jamal Murray, yang tidak akan bermain musim panas ini atau tampaknya selama sisa siklus Olimpiade saat ini.
Pemain yang Tak Turun
Walaupun daftar pemain untuk jendela musim panas ini tidak dianggap sebagai kumpulan pemain definitif untuk dua musim kompetisi mendatang, Barrett menyebut lebih dari 50 pemain telah menyatakan komitmen untuk tampil bagi tim nasional. Ini menjadi fondasi bagi Herbert dalam membangun tim yang diharapkan bisa bersaing.
“Dengan jujur, jika pemain tidak berkomitmen musim panas ini, mereka tidak akan tergabung,” ungkap Herbert.
Situasi Jamal Murray
Ini berarti tim nasional tidak akan diperkuat Murray, yang merupakan mantan pemain NBA All-Star dan memiliki pengalaman berharga, termasuk saat membantu Denver Nuggets meraih juara NBA 2023.
Barrett menyatakan, “Jamal Murray tidak berkomitmen untuk melanjutkan dengan program ini. Dia telah mewakili Kanada sejak kecil dan memiliki keinginan besar untuk negara ini, tetapi terkadang ada hal-hal yang menghalangi atlet untuk ikut.”
Pemain lain yang juga tidak masuk dalam daftar adalah veteran NBA Andrew Wiggins dan guard muda Shaedon Sharpe dari Portland Trail Blazers.
Pemain Muda di Dalam Skema
Barrett mencatat bahwa beberapa pemain muda Kanada seperti Dalano Banton (Boston Celtics), Olivier Maxence-Prosper (Memphis Grizzlies), A.J. Lawson (Toronto Raptors), dan Caleb Houstan (Atlanta Hawks) sudah termasuk dalam daftar berkomitmen dan akan dipertimbangkan untuk kualifikasi Piala Dunia.
Dia juga menambahkan harapan agar Zach Edey — pusat setinggi tujuh kaki tiga inci yang menunjukkan potensi besar — bisa bergabung musim panas mendatang setelah mengalami cedera.
Optimisme untuk Tim Pria
Banyak alasan untuk optimis mengenai peluang tim pria. Memiliki salah satu pemain terbaik dunia, Gilgeous-Alexander, sebagai fondasi sangat membantu, dan Kanada memiliki banyak pilihan pemain berbakat yang akan berada di puncak performa mereka pada 2028. Inti tim ini juga memiliki kontinuitas dari keberhasilan meraih medali perunggu di Piala Dunia 2023 dan Olimpiade 2024.
Namun, melewatkan Murray di awal proses ini adalah keputusan yang berbeda dari siklus Olimpiade sebelumnya. Pada 2022, Kanada memberikan pengumuman ‘inti musim panas’ yang menyertakan Murray, meskipun dia tidak ikut serta dalam kompetisi sebelum akhirnya ditambahkan ke skuat Olimpiade.
Komitmen Jadi Prioritas
Herbert menjelaskan bahwa komitmen adalah dasar dari filosofi kepelatihannya. Dengan pengalaman bertahun-tahun di level internasional, ia ingin memastikan bahwa setiap pemain siap untuk memberikan komitmen yang diperlukan.
“Saya berbicara tentang komitmen karena kami hanya memiliki 20 hari bersama sebagai tim musim panas ini,” ujarnya. “Jika kami lolos ke Piala Dunia, kami hanya memiliki tiga minggu berikutnya. Kami membutuhkan komitmen untuk membangun tim yang konsisten setiap tahunnya.”
Pencapaian dan Harapan ke Depan
Tim nasional pria berada di posisi terbaik dalam sejarahnya, setelah mencapai peringkat kelima dunia, dan meraih medali pertama di Piala Dunia. Dengan harapan bahwa Herbert — pelatih internasional paling berpengalaman dalam sejarah program ini — dapat membawa tim melangkah lebih jauh, langkah selanjutnya adalah menghadapi tantangan tanpa kehadiran Jamal Murray.
(BA/GN)
sumber : www.sportsnet.ca
Leave a comment