Fabio Quartararo Resignasi Menjelang MotoGP Balaton
Kata-kata Fabio Quartararo menyiratkan rasa resignasipenerimaan terhadap keadaan yang ada, bersama tim Yamaha yang beralih ke V4 terlambat dan kini telah mulai melihat ke masa depan.
Hubungan dengan Yamaha
“Jika saya menjadi Yamaha, saya juga akan melakukan hal yang sama,” ungkap Quartararo, menyadari bahwa ia tidak dapat—dan seharusnya tidak—mengharapkan kemajuan besar di sisa kejuaraan. Meski hubungan dengan pabrikan Jepang tersebut telah tegang, rasa syukur tetap ada untuk masa-masa lalu yang baik. Quartararo mengakui, “meskipun tiga tahun terakhir ini tidak menjadi yang terbaik bagi kami.”
Refleksi atas Kinerja di Mugello
Hasil akhir pekan lalu pasti sangat mengecewakan.
“Saya tidak bisa begitu saja meninggalkan Mugello karena yang saya tidak senangi adalah kinerja kami dalam sebulan terakhir,” kata Quartararo. “Saya tidak puas dengan bagaimana kami meningkatkan motor. Tugas saya adalah untuk dorong dan memberikan yang terbaik, dan itulah yang akan saya lakukan jika saya merasa nyaman di motor.”
Dampak Ke depan
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa Quartararo lebih fokus pada bagaimana cara untuk membenahi performanya serta timnya ke depan. Dengan semakin sedikit harapan dalam kejuaraan, perhatian kini beralih untuk menciptakan fondasi yang lebih kuat untuk tahun-tahun mendatang. Ini adalah tantangan bagi Quartararo dan Yamaha untuk bangkit kembali di sisa musim ini.
(SA/GN)
sumber : www.gpone.com
Leave a comment