Wembanyama Gagal, Knicks Dekati Gelar Pertama Sejak 1973
SAN ANTONIO — Kesempatan pertama Victor Wembanyama untuk meraih kejayaan NBA Finals berakhir pahit, ketika tembakan penutupnya meleset dari ring. Kini, New York Knicks hanya butuh dua kemenangan lagi untuk meraih gelar juara pertama mereka sejak 1973.
Jalannya Pertandingan
Wembanyama mencetak 29 poin untuk San Antonio Spurs, namun gagal mengeksekusi jumper penting sebelum waktu habis, sehingga Spurs kalah 105-104 di Game 2, Jumat malam. Karl-Anthony Towns menjadi pilar utama Knicks dengan 21 poin dan 13 rebound.
Knicks akan menggelar Game 3 dan 4 di Madison Square Garden dan telah mencatatkan 13 kemenangan beruntun di playoff, menjadikannya sebagai rekor kedua terpanjang dalam sejarah playoff NBA. Menariknya, tim dengan rekor kemenangan playoff terpanjang juga dilatih oleh Mike Brown.
Tim yang berada di depan 2-0 di final memiliki rekor 32-5 sepanjang sejarah. Brown melatih Knicks, yang sedang menanjak. Momen penting terjadi ketika Knicks unggul 14 poin dengan sisa waktu enam menit, namun hampir kehilangan keunggulan tersebut setelah Spurs menyamakan kedudukan dengan 14-0 run. Anunoby bahkan melakukan dunk spektakuler atas Wembanyama, tapi bukannya menambah keunggulan, hal itu justru membangkitkan semangat Spurs.
Dalam 10 detik terakhir, Wembanyama mencatatkan turnover yang berujung pada tembakan terakhir yang gagal. Temuan penting lainnya adalah bahwa Jalen Brunson, meski hanya mencetak 20 poin dari 25 tembakan, memberi assist yang krusial pada Wembanyama.
Statistik Pemain
Wembanyama mengakhiri pertandingan dengan 11 dari 21 tembakan, sembilan rebound, dan empat blok. De’Aaron Fox menyumbang 20 poin, sedangkan rookie Dylan Harper menambah 15 poin dari bangku cadangan.
Pentingnya Pemain Cadangan
Landry Shamet menjadi komponen kunci Knicks musim ini. Setelah menghadapi beberapa cedera dan bersaing untuk mendapatkan tempat di roster, Shamet kini tampil mengesankan. Ia sudah mencetak angka dua digit dalam enam dari delapan pertandingan terakhirnya.
Shamet menjadi salah satu penembak tiga poin teratas di playoff ini dan defensifnya sangat diperhitungkan. Gaya permainan 3-and-D yang dimilikinya menjadi andalan Brown, mendekatkan Knicks pada gelar juara pertama mereka dalam 53 tahun.
Tantangan untuk Spurs
Spurs mengalami kesulitan besar setelah kekalahan ini. Menurut catatan sejarah, tim yang kalah di dua pertandingan pertama playoff di kandang memiliki peluang sangat kecil untuk bangkit, dengan catatan 4-27. Dalam sejarah NBA Finals selama periode ini, tidak ada tim yang berhasil bangkit.
Meski demikian, Spurs masih memiliki kekuatan untuk memberikan perlawanan. Fox, meski sedang dalam kondisi cedera, masih mencoba untuk mengambil alih peran mengorganisir tim meskipun terbatas. Sayangnya, kesalahan dalam penguasaan bola dan defensif Knicks yang solid menyulitkan langkah mereka.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya
Game 3 akan berlangsung pada hari Senin pukul 08:30 WIB di Madison Square Garden. Pertandingan ini akan menjadi laga final pertama yang diadakan di venue tersebut sejak 1999.
Dampak Kemenangan Knicks
Kemenangan Knicks mempertegas posisi mereka sebagai tim yang tak terhentikan saat ini. Meski memiliki catatan reguler season yang tidak terlalu impresif, performa mereka di playoff menunjukkan kecemerlangan yang membuat mereka dijagokan untuk menuntaskan puasa gelar. Penambahan pemain yang tepat, ditambah strategi pelatih yang apik, akan menjadi kunci sukses mereka dalam meraih gelar di musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment