Home Sepakbola Italia Serie A Strategi Fabregas di Como: Serie A, Tantangan yang Sulit Dipahami!
Serie A

Strategi Fabregas di Como: Serie A, Tantangan yang Sulit Dipahami!

Share
Share

Cesc Fabregas: Membangun Tim Como dengan Sentuhan Manusiawi

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, baru-baru ini mengungkapkan bagaimana cara dia memilih pemain untuk timnya. Ia menekankan bahwa persiapan taktis di Serie A sangat kompleks, hingga kadang-kadang sulit untuk memahami situasi di lapangan.

Cesc Fabregas di Giuseppe Sinigaglia Stadium
COMO, ITALIA – 12 APRIL: Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, mengamati pertandingan antara Como 1907 dan FC Internazionale di Giuseppe Sinigaglia Stadium.

Pemilihan Pemain yang Berfokus pada Karakter

Fabregas, yang memiliki pengalaman bermain di klub-klub besar seperti Arsenal, Barcelona, Chelsea, dan AS Monaco, kini membawa pengalaman tersebut ke dalam karier kepelatihannya di Como. Dalam waktu dua tahun, ia berhasil membawa tim dari Serie B ke kualifikasi Liga Champions, berkat kerjasama dengan Presiden Mirwan Suwarso dan kemitraan data dengan Jamestown Analytics.

Namun, Fabregas juga menegaskan bahwa data saja tidak cukup; elemen kemanusiaan sangat penting. “Hal pertama yang kami lihat adalah sifat orang. Dalam pertemuan pertama dengan pemain, saya tidak membahas sepak bola. Saya hanya berbicara tentang kehidupan pribadi mereka,” jelasnya.

Cesc Fabregas memberikan instruksi
COMO, ITALIA – 14 FEBRUARI: Cesc Fabregas memberikan instruksi kepada pemainnya, Anastasios Douvikas, selama pertandingan Serie A antara Como 1907 dan ACF Fiorentina.

Detail dalam Persiapan Taktis

Fabregas berbicara mengenai tantangan yang dihadapinya, terutama bagaimana tim lawan beradaptasi dengan gaya permainan Como. “Banyak tim berpikir tentang cara untuk mengalahkan Anda melalui pressing dan pertahanan, bukan dengan menyerang,” katanya.

Ia menambahkan, “Tim yang ingin menang harus siap untuk merobohkan pertahanan yang diciptakan untuk menyulitkan mereka. Ini membutuhkan perhatian terhadap detail.” Dalam konteks ini, Fabregas berpendapat, menang di Italia lebih rumit dibandingkan liga lain, mengingat perbedaan metode pertahanan yang digunakan di Serie A dibandingkan dengan liga seperti Bundesliga dan Premier League.

Cesc Fabregas sebelum kick-off
GENOA, ITALIA – 26 APRIL: Cesc Fabregas, kepala pelatih Como, mengamati sebelum kick-off dalam pertandingan Serie A antara Genoa CFC dan Como 1907 di Stadion Luigi Ferraris.

Dengan pendekatan yang sangat fokus pada pemahaman individu pemain, Fabregas tidak terburu-buru untuk meninggalkan Como, di mana ia memiliki kontrol penuh atas sisi olahraga. Ia mengkritik praktik beberapa klub yang merekrut pemain tanpa melibatkan pelatih dalam proses tersebut, menganggap bahwa pelatihlah yang seharusnya membuat pemain berkembang.

Baca juga:  Waduh! Serie A Panas: Tiga Pelatih Angkat Kaki Seminggu.

Dalam suatu pernyataan, Fabregas menegaskan, “Saya menganalisis banyak sepak bola dan memperhatikan bagaimana tim bertahan di Italia. Anda perlu memberi perhatian besar terhadap detail untuk bisa bersaing.” Dia melihat bahwa keunikan Serie A membutuhkan strategi yang mendalam untuk menemukan celah dalam pertahanan lawan.

Dengan visi dan pendekatan taktisnya, Fabregas diharapkan dapat terus membawa Como ke arah yang lebih baik, memperkuat posisi mereka di kompetisi Seri A dan menciptakan sejarah baru bagi klub.

(SA/GN)
sumber : football-italia.net

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Jadwal Pertandingan Seru Serie A 2026/27 untuk Tim Besar!

Saksikan jadwal pertandingan seru Serie A 2026/27, dengan tim besar saling beradu...

Strategi Fabregas di Como: Sulit Dimengerti di Serie A!

Fabregas menunjukkan strategi yang menarik di Como, namun pendekatannya sulit dipahami dalam...

Raksasa Serie A incar penyerang cadangan Real Madrid.

Raksasa Serie A tengah mengincar penyerang cadangan Real Madrid, berusaha memperkuat lini...

Vanoli Resmi Tinggalkan Fiorentina: Era Baru untuk La Viola!

Vanoli resmi meninggalkan Fiorentina, menandai dimulainya era baru bagi La Viola. Perubahan...