Thunder Siap Hadapi Beban Gaji Besar
Oklahoma City Thunder kini menghadapi tantangan besar terkait struktur gaji tim mereka. Dengan perpanjangan kontrak maksimal untuk Chet Holmgren dan Jalen Williams yang mulai berlaku musim depan, masing-masing akan mendapatkan $41.5 juta. Selain itu, tim ini juga akan membayar Shai Gilgeous-Alexander lebih dari $40 juta pada musim 2026-27. Thunder dilaporkan tengah mencari cara untuk memperpanjang kontrak Isaiah Hartenstein, yang memiliki opsi klub senilai $28.5 juta. Diperkirakan, OKC akan berusaha menandatangani Hartenstein dengan kontrak yang lebih rendah sambil melepaskan opsi tersebut.
Strategi Menghadapi Pengeluaran Besar
Alex Caruso juga terdaftar dengan gaji $19.5 juta untuk musim depan, dan tampaknya Oklahoma City tidak akan melepaskannya. Dengan jumlah uang yang sudah tertanam, banyak yang merasa bahwa Thunder akan mencari cara untuk menukarkan salah satu atau kedua pemain, Isaiah Joe dan Aaron Wiggins, demi mendapatkan sedikit fleksibilitas gaji.
Peluang Transaksi untuk Isaiah Joe dan Aaron Wiggins
Isaiah Joe, yang berusia 26 tahun, mencatat rata-rata 11.1 poin per game dengan persentase tembakan 3-point terbaiknya, yaitu 42.3% di musim 2025-26. Ia dijadwalkan menerima $11.3 juta untuk musim depan, dengan opsi klub yang sama nilainya untuk 2027-28.
Sementara itu, Wiggins berusia 27 tahun mengalami penurunan produksi, dari 12.0 PPG pada musim 2024-25 menjadi 9.4 PPG di musim kali ini. Persentase 3-point-nya juga turun menjadi 35.6% dari 38.3% pada sebelumnya. Gajinya mencapai $9.2 juta pada tahun depan, $8.3 juta untuk 2027-28, dan opsi klub sebesar $8.3 juta untuk 2028-29.
Pakar ESPN, Anthony Slater dan Tim MacMahon, kembali membahas potensi kepergian Joe dan Wiggins dalam artikel terbaru mereka.
“Eksekutif dari tim lain memantau apakah Thunder akan mencari cara untuk menukarkan pemain lain guna mengurangi pengeluaran dan menghindari batas pajak mewah, atau sekadar membuat ruang di roster mereka,” tulis Slater dan MacMahon. “Kandidat yang paling mungkin untuk dipindahkan adalah Isaiah Joe dan Aaron Wiggins, yang telah menunjukkan diri sebagai pemain pendukung berkualitas namun terputus dari rotasi selama playoff.”
Los Angeles Lakers Perlu Mengawasi Situasi Ini
Tim Lakers sebaiknya memperhatikan pasar untuk Isaiah Joe dan Aaron Wiggins. Selain nilai kontrak mereka yang cukup terjangkau, kedua pemain ini berasal dari budaya juara yang ada di Oklahoma City. Mereka terbiasa bermain pada level tertinggi, yang menjadi ekspektasi Lakers dalam era Luka Doncic.
Keduanya lebih dari sekadar produk budaya kuat. Dengan panjang, atletis, dan kemampuan tembakan yang memadai, Joe dan Wiggins bisa memberikan kontribusi signifikan di hampir semua tim. Joe memiliki nilai lebih karena akurasi tembakannya yang lebih baik dan kontraknya yang lebih pendek. Namun, bagi penggemar Wiggins, mereka mungkin lebih senang mengetahui bahwa kontraknya berjalan hingga 2028-29.
Lakers yang membutuhkan pemain sayap panjang yang mampu menyerang dan bertahan harusnya berada di depan untuk mendapatkan kedua pemain ini.
Pergeseran gaji ini akan menjadi titik fokus bagi Thunder dalam upaya mereka merestrukturisasi tim. Keputusan yang diambil dapat mempengaruhi pelaksanaan strategi tim dalam menghadapi kompetisi di masa mendatang.
(BA/GN)
sumber : lakeshowlife.com
Leave a comment