Perez Kembali Bekerja Setelah Pemilihan Presiden Madrid
Setelah pemilihan presiden Real Madrid yang usai, Florentino Perez langsung kembali aktif menjalankan tugasnya. Salah satu langkah pertama yang diambilnya adalah mengajukan dokumen kepada UEFA.
Beberapa waktu lalu, Perez mengungkapkan bahwa ia sedang menyusun berkas mengenai dugaan pelanggaran yang dilakukan Barcelona terkait kasus Negreira. Dokumen tersebut kini telah siap dan menurut Diario AS, sudah dikirimkan ke markas UEFA untuk ditelaah oleh Presiden Aleksander Ceferin dan tim hukum organisasi tersebut.
Hubungan Real Madrid dan UEFA Membaik
Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan Real Madrid dengan UEFA semakin baik, terutama setelah mereka memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek European Super League. Kini, Madrid mengharapkan adanya sanksi yang tegas terhadap Barcelona, yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang Spanyol terkait dugaan korupsi dalam olahraga.
Tim Madrid percaya bahwa bukti yang disertakan dalam dokumen mereka cukup untuk membuat UEFA mencabut gelar-gelar yang diraih Barcelona selama periode pembayaran kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknik Wasit, Jose Maria Enriquez Negreira. Perlu diingat, Barcelona berhasil meraih empat gelar Champions League pada periode tersebut (2006, 2009, 2011, dan 2015), tetapi Madrid merasa gelar-gelar tersebut harus dihapus.
Harapan Real Madrid untuk Sanksi Berat
Penting untuk dicatat bahwa pada tahun 2023, ketika berita mengenai keterlibatan Barcelona dengan Negreira pertama kali mencuat, Presiden UEFA Ceferin menyebutnya sebagai “kasus paling serius yang pernah saya lihat dalam sepak bola”. Dalam konteks ini, Real Madrid optimis bahwa permintaan mereka untuk sanksi berat akan dikabulkan, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan tim hukum UEFA.
Keputusan UEFA terhadap dokumen ini tentunya akan menentukan langkah selanjutnya, namun jelas bahwa Real Madrid berupaya keras agar Barcelona dikenakan sanksi yang sesuai.
(SA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment