PSG Raih Gelar Liga Champions, Namun Kekacauan Mewarnai Kemenangan
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions pada 30 Mei dengan mengalahkan Arsenal 4-3 melalui adu penalti di Budapest. Namun, kebahagiaan kemenangan itu segera berbuntut pada kerusuhan di Paris dan beberapa kota di Prancis. Sebuah video yang beredar luas di media sosial menunjukkan sejumlah kendaraan terbalik di jalan dan beberapa dalam keadaan terbakar, sementara sekelompok orang tampak merusak fasilitas halte bus atau trem. Para pengguna yang membagikan video itu mengklaim bahwa ini merupakan rekaman kekacauan yang terjadi setelah kemenangan PSG.
Pemeriksaan Fakta
Pemeriksaan kami dimulai dengan pencarian gambar terbalik di Google, dan hasilnya menunjukkan video serupa yang diunggah di Facebook oleh Brut pada 25 Desember 2022. Keterangan di video tersebut menyebutkan, “Kerusuhan keras di pusat Paris setelah serangan di depan pusat kebudayaan Kurdi.” Ini mengindikasikan bahwa video yang viral itu sudah lama dan tidak ada hubungannya dengan peristiwa terbaru.
Klarifikasi Video
Video viral tersebut menunjukkan kerumunan yang tampak merusak halte bus atau trem. Pencarian gambar terbalik mengungkap bahwa video ini diunggah ke akun Facebook pada 25 Desember 2022 dengan keterangan bahwa rekaman itu berasal dari Paris.
Konteks Kerusuhan Desember 2022
Kekacauan di Paris pada Desember 2022 dipicu oleh penembakan yang bermotif rasial pada 23 Desember, yang menewaskan tiga orang dan melukai tiga lainnya di sebuah pusat kebudayaan Kurdi. Kekacauan yang terjadi segera menyebar menjadi kerusuhan yang lebih luas. Menurut laporan, seorang pria berusia 69 tahun melakukan penembakan di tiga lokasi Kurdi, termasuk Pusat Kebudayaan Kurdi Ahmet Kaya. Pelaku ditangkap di lokasi kejadian dan mengakui memiliki “kebencian patologis terhadap orang asing,” serta mengakui bahwa serangan itu adalah tindakan kejahatan berbasis kebencian.
Dari bukti yang ada, dapat disimpulkan bahwa rekaman video yang sedang beredar dengan klaim kekacauan baru di Paris sebenarnya adalah video yang sudah berusia hampir tiga tahun.
Kesimpulan
Pemeriksaan fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyertai video tersebut menyesatkan. Rekaman tersebut memperlihatkan kerusuhan yang terjadi setelah penembakan fatal yang melibatkan komunitas Kurdi di Paris pada Desember 2022.
(LC/GN)
sumber : english.factcrescendo.com
Leave a comment