Isaiah Evans, Calon Ideal untuk Dallas Mavericks
Dallas Mavericks sangat membutuhkan tambahan penembak jarak jauh setelah musim lalu menjadi salah satu tim dengan persentase tembakan terendah di NBA. Dalam rancangan terbaru dari Sam Vecenie yang diunggah oleh The Athletic, Mavericks diprediksi akan memilih Isaiah Evans dari Duke sebagai pilihan ke-30.
Evans: Penembak Handal di Draft
Evans merupakan pemain sayap setinggi 6 kaki 6 inci yang rata-rata mencetak 15,0 poin per pertandingan sebagai mahasiswa tingkat dua di Duke dengan persentase tembakan tiga angka sebesar 36,1% dari 7,4 percobaan per pertandingan. Ia menjadi pemain kedua terbanyak mencetak poin di tim setelah Cameron Boozer dan berperan vital dalam strategi permainan Jon Scheyer.
Di tahun pertamanya, Evans mencatatkan persentase tembakan tiga angka yang mengesankan yaitu 41,6%, meskipun lebih mengandalkan kemampuan menembaknya. Namun, perkembangan signifikan yang ia tunjukkan dalam dua tahun terakhir menjadikannya sosok yang tidak bisa diabaikan oleh Mavericks. Jika Dallas memilihnya, Evans berpeluang untuk kembali berkolaborasi dengan Cooper Flagg, yang merupakan rekan satu angkatannya di Durham.
Apabila Evans jatuh hingga ke pilihan ke-30, ini akan menjadi kesempatan emas bagi Mavericks, terutama mengingat kebutuhan mendesak mereka akan penembak yang berkualitas.
Perlu Penembakan untuk Membantu Flagg
Dalam musim rookie-nya, Cooper Flagg kurang mendapatkan ruang tembak yang memadai setelah Kyrie Irving absen sepanjang musim lalu. Meskipun ia berhasil menunjukkan performa cemerlang, Flagg butuh lebih banyak pemain penembak di sekitarnya. Jon Scheyer telah berhasil mengoptimalkan kemampuan Flagg di Duke dengan menciptakan ruang yang cukup berkat hadirnya penembak-penembak handal.
Di Mavericks, hanya Max Christie dan Klay Thompson yang rata-rata mencetak setidaknya 1,5 tembakan tiga poin per pertandingan. Tim ini tercatat hanya berhasil mencetak 11,0 tembakan tiga poin per pertandingan, menempatkan mereka di peringkat 29 NBA.
Dallas jelas memerlukan lebih banyak penembak untuk memaksimalkan potensi Flagg. Memilih pemain seperti Evans dalam Draft NBA 2026 merupakan langkah tepat, mengingat keduanya telah saling memahami cara bermain bersama.
Evans Punya Rencana untuk Berkontribusi di Dallas
Evans menyatakan, “Saya tahu tempat-tempat mana saja yang harus saya isi untuk membantu Flagg. Dia adalah pemain yang sangat baik, jadi saya ingin bisa melengkapinya dan membantu perjalanan kariernya.” Pernyataan ini menunjukkan sikap positif dan keinginan untuk berkontribusi, yang menjadi nilai lebih bagi Mavericks.
Ini adalah tipe pemain yang dicari oleh tim di akhir putaran pertama, dan Evans memiliki kualifikasi yang dibutuhkan Mavericks. Kemampuan shooting yang cepat, pergerakan tanpa bola, dan jangkauan tembakan yang luas akan membuatnya cocok bermain berdampingan dengan Flagg.
Evans Dapat Menjawab Masalah Utama Mavericks
Banyaknya tekanan yang dialami Flagg akibat kurangnya shooting di sekitarnya membuat pertahanan lawan semakin mudah beradaptasi. Sekalipun Flagg melakukan umpan keluar ke penggempur yang terbuka, hasilnya sering kali tidak maksimal. Hal ini perlu diperbaiki agar pertahanan lawan tidak terlalu ketat, dan Evans mampu memberikan solusi yang dibutuhkan.
Ketidakmampuan lawan untuk membiarkan Evans terbuka akan meningkatkan daya tarik serangan Dallas. Dengan ukuran tubuh yang cukup untuk posisi shooting guard, Evans jelas tampil menarik dengan tinggi 6 kaki 6 inci dan span setinggi 6 kaki 8,75 inci.
Jika prediksi Sam Vecenie mengenai pemilihan Isaiah Evans terwujud, Mavericks akan mendapatkan solusi untuk masalah penembakan mereka.
(BA/GN)
sumber : thesmokingcuban.com
Leave a comment