Perjalanan Akhir Sturridge Bersama Liverpool
Meski cedera menghantuinya, Daniel Sturridge tetap menjadi sosok penting dalam skuad Liverpool saat perubahan kepelatihan terjadi di tangan Jürgen Klopp. Dalam beberapa musim berikutnya, ia tidak mampu tampil sebaik sebelumnya, tetapi kontribusinya tetap berharga.
Pencapaian di Europa League
Sturridge menunjukkan kemampuannya pada jalur menuju final Europa League 2015-16, di mana ia mencetak salah satu gol terbaik yang tak terlupakan dalam kekalahan Liverpool melawan Sevilla.
Peran Sebagai Cadangan yang Handal
Seiring dengan pembentukan lini serang baru, Sturridge perlahan-lahan mengambil peran sebagai cadangan yang sigap. Meskipun perannya mulai berkurang, bakatnya tetap terasa dalam setiap pertandingan, terutama di musim terakhirnya bersama Liverpool saat ia meraih trofi Champions League.
Pencapaian di Musim Terakhir
Di musim 2018-19, Sturridge memperlihatkan kualitasnya dengan 27 penampilan, termasuk gol spektakuler penyama kedudukan melawan Chelsea dan sundulan tepat sasaran dalam laga klasik melawan Paris Saint-Germain.
Perpisahan yang Berkesan
Sturridge meninggalkan klub dengan menyadari perannya yang vital dalam kebangkitan Liverpool di pentas Eropa. “Itu adalah momen yang begitu penting dan sesuatu yang kami perjuangkan dalam waktu yang lama,” ujarnya saat mengucapkan perpisahan.
Keberhasilan Liverpool kembali ke puncak sepak bola Eropa adalah hasil dari kerja keras tim, termasuk sumbangsih Sturridge yang tak terelakkan. Perjalanan kariernya di Liverpool menjadi sejarah yang tak terlupakan bagi para penggemar.
(LC/GN)
sumber : www.liverpoolfc.com
Leave a comment