Luke Paul Bergabung dengan Cairns Taipans
Keputusan yang Mudah bagi Luke Paul
Pemain muda berbakat, Luke Paul, mengungkapkan bahwa keputusannya untuk bergabung dengan Cairns Taipans di NBL merupakan hal yang “sangat mudah”. Keputusan ini berakar dari pertemuan ilahi dengan pelatih Adam Forde dua tahun lalu.
Pada usia 16 tahun, Luke menjadi pemain termuda yang menandatangani kontrak dengan program Next Stars NBL, yang dirancang untuk mempersiapkan talenta elit menuju NBA Draft. Sejak program ini dimulai pada tahun 2020, beberapa pemain seperti LaMelo Ball dan Josh Giddey berhasil langsung masuk ke NBA.
Tingkatkan Karier di Cairns
Saat ini Luke berusia 17 tahun dan telah menarik perhatian sebagai MVP di Under 16 Asia Cup tahun lalu. Dia segera melakukan pembicaraan dengan pejabat NBL di Perth dan menyepakati kontrak dua tahun.
“Saya selalu bermimpi untuk menjadi seorang profesional, jadi bisa mencapainya di usia muda sangat menggembirakan,” ungkap Paul kepada AAP.
Asal dari WA, Paul tumbuh dengan bermain basket dan sepak bola Australia. Namun, dia memilih untuk fokus pada basket sejak usianya 15 tahun, meski sedikit mengecewakan sang ayah, Craig.
“Ibu saya sedikit bermain basket saat muda, sedangkan ayah saya selalu memilih footy, jadi saat saya memilih basket, dia sedikit kecewa. Tapi kini dia sudah bisa menerimanya,” cerita Paul, yang merupakan penggemar tim AFL West Coast.
LUKE PAUL CAIRNS TAIPANS. Pemain termuda dalam sejarah Next Stars memilih untuk memulai kariernya di Far North bersama Fordey Dia menandatangani kontrak dua tahun pic.twitter.com/oVAF7UVWfv
— Cairns Taipans (@CairnsTaipans) 11 Juni 2026
Pertemuan Berharga
Paul pertama kali bertemu pelatih Forde saat berkumpul dengan talenta muda dari Basketball WA, yang diundang untuk menyaksikan latihan Taipans dan berpartisipasi dalam beberapa latihan. Dia mengenang kata-kata dorongan Forde pada hari itu.
“Forde bilang, ‘Kamu punya ukuran yang bagus untuk seorang pemain basket, teruskan’,” kenang Paul.
Walaupun Taipans mengalami kesulitan di lapangan, gagal mencapai playoff dalam lima dari enam musim terakhir, mereka masih berhasil mengembangkan talenta muda seperti Bobi Klintman dan Taran Armstrong ke NBA.
Paul menyatakan, “Rekam jejak Fordey membawa pemain menuju tujuan mereka membuat saya yakin, yang juga menjadi faktor utama saya memilih Queensland utara untuk meningkatkan kemampuan sebelum mendaftar ke NBA Draft pada 2028.”
“Lingkungannya baik, para penggemar menyayangi pemain mereka, dan semua saling mendukung. Saat berbincang dengan Mark (Beecroft, CEO) dan Fordey, sangat mudah untuk mengambil keputusan ini.”
Peta Karier di Depan
Dengan kontrak baru ini, harapan besar dipasang pada Luke Paul untuk menghadapi tantangan dan berkontribusi pada tim. Keberaniannya untuk memilih jalan ini di usia muda menunjukkan ambisi dan potensinya untuk bersinar di panggung yang lebih besar di masa depan.
(BA/GN)
sumber : aapnews.aap.com.au
Leave a comment