Bagnaia: Honda RC213V Menjadi Mesin Start Terbaik di MotoGP
Francesco “Pecco” Bagnaia mengungkapkan bahwa mesin terbaik untuk memulai balapan MotoGP bukanlah Ducati, Aprilia, atau KTM. Sebaliknya, ia menilai bahwa Honda RC213V adalah yang terbaik meskipun saat ini berada di peringkat keempat klasemen konstruktor.
Pernyataan Bagnaia
“Faktanya, saat ini Honda adalah yang paling unggul dalam hal start,” kata Bagnaia saat berlangsungnya sesi di Balaton Park. “Ketika kamu berdekatan dengan Honda di awal, kamu akan kehilangan posisi.”
Rekam Jejak Honda
Keunggulan performa start Honda sudah dikenal, di mana pebalap pabrikan Luca Marini mencatatkan waktu 0-100 km/jam baru untuk Honda (di bawah 2 detik) pada latihan di Barcelona musim lalu. Marini mengungkapkan bahwa waktu tersebut “jauh lebih baik” dibandingkan apa yang pernah ia raih dalam kapasitas sebagai pebalap Ducati VR46.
Kendala Bagnaia
Sementara itu, Bagnaia mengalami kesulitan dalam hal star pada Ducati pabrikan yang ia tunggangi musim ini. Ia menyatakan, “Saya rasa kami kehilangan performa start dibandingkan dengan 2024. Tahun lalu sebenarnya kami memulai dengan baik, tetapi motor sering mengangkat roda depan dan tahun ini juga demikian.”
“Memahami penyebabnya tidaklah mudah, tetapi hal yang kami coba pada Minggu di Mugello di sisi elektronik menunjukkan perbaikan. Mungkin dari sekarang kami dapat meningkatkan kinerja start kami,” tambahnya.
Insiden di Hungaria
Bagnaia juga menghadapi lebih banyak roda berputar saat start di MotoGP Hungaria, tetapi kali ini justru menguntungkan, karena membawanya menjauh dari kecelakaan di Tikungan 1.
Dampak terhadap Tim
Pernyataan Bagnaia mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh Ducati dalam cari solusi untuk meningkatkan performa start. Dengan pengerjaan yang terus dilakukan di sektor elektronik, ada harapan untuk memperbaiki kinerja di masa mendatang dan bersaing lebih ketat dengan Honda yang telah menunjukkan superioritasnya pada awal balapan.
(SA/GN)
sumber : www.crash.net
Leave a comment