Stephen Curry: Panutan di Dalam dan Luar Lapangan
Tidak dapat disangkal bahwa Stephen Curry adalah salah satu panutan di NBA dan menjadi duta besar olahraga basket. Guard berpostur 6’3″ ini dikenal sebagai pemimpin dalam revolusi tembakan tiga angka, dan kariernya bersama Golden State Warriors akan dikenang sebagai salah satu yang paling berpengaruh dalam sejarah bola basket.
Kehidupan Keluarga yang Ideal
Di luar prestasinya di lapangan, Curry juga dikenal sebagai sosok keluarga yang ideal. Ia menikahi Ayesha, cinta masa kecilnya, dan bersama mereka memiliki empat anak: Riley, Ryan, Canon, dan Caius. Meskipun menjalani jadwal NBA yang padat, Curry selalu menyisihkan waktu berkualitas untuk keluarga, sesuatu yang ia pelajari dari orangtuanya.
Dia lahir pada 1988 dari pasangan Dell dan Sonya Curry, tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menyokong perkembangan bakatnya di dunia basket. Ayahnya, Dell, menghabiskan 16 musim di NBA, terutama bersama Charlotte Hornets, yang baru-baru ini memberikan penghormatan dengan pensiunnya nomor punggungnya. Sementara itu, ibunya menjadi sosok yang membentuk ketahanan mental Curry.
Walaupun Dell dan Sonya bercerai pada 2021 setelah 33 tahun menikah, nilai-nilai keluarga yang mereka tanamkan tetap menjadi dasar bagi kehidupan ketiga anak mereka, yang juga ingin diteruskan oleh Stephen kepada anak-anaknya.
“Keluarga adalah segalanya… Hal terpenting yang diajarkan orang tua kami adalah saling mendukung,” kata Curry.
Meneruskan Warisan Keluarga
Stephen dan Ayesha menikah pada 2011, dan keduanya menjadi contoh hubungan yang inspiratif. Mereka sering terlihat bersama, baik saat Curry tampil di tutorial memasak Ayesha, maupun saat Ayesha mengurus rumah dan anak-anaknya saat Stephen berkompetisi.
Curry selalu berusaha menebus waktu yang hilang selama musim NBA yang panjang. Dia bukan sosok yang suka tampil di publik, jadi ia memanfaatkan waktu luangnya dengan menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Ketika saya pulang, saya adalah Ayah… dan itu adalah hal terbaik dalam hidup. Tidak peduli berapa banyak poin yang saya cetak,” ungkap Curry.
Kekacauan Hidup Keluarga
Kepada People Magazine, Curry menceritakan tantangan dalam mengasuh anak remaja dan balita secara bersamaan, dengan Riley yang kini berusia 13 tahun dan Caius yang baru berusia 15 bulan.
“Setiap hari adalah pengalaman baru, dan saya menikmati setiap momen. Orang-orang bisa melihat bahwa tidak ada yang namanya keseimbangan, tetapi kami berusaha setiap hari untuk mencapainya,” tambahnya, sambil berbagi bahwa setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda dari orang tua.
Walaupun menghadapi tantangan ini, Stephen senang dapat belajar dari anak-anaknya dan berharap bisa menjadi orangtua yang baik seperti orangtuanya dalam memberikan pelajaran hidup yang berharga.
Stephen Curry terus menjadi panutan bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan keluarga, menciptakan kesan mendalam bagi banyak orang yang mengamati perjalanan hidupnya.
(BA/GN)
sumber : sports.yahoo.com
Leave a comment