Stephen Curry: Dari Lapangan ke Dunia Suara
Selama sebagian besar karirnya, Stephen Curry telah terbiasa menghadapi tekanan dengan tenang. Ia dikenal luas sebagai pemain yang mampu membawa Golden State Warriors meraih kejuaraan, memenangkan dua penghargaan MVP, dan menjadi pemimpin sepanjang masa NBA dalam kategori tiga angka.
Namun, bahkan bintang NBA yang paling terampil pun terkadang harus melangkah keluar dari zona nyaman. Terlibat dalam film animasi komedi olahraga berjudul GOAT, Curry merasakan tantangan berbeda dalam berakting.
Tantangan Baru di Dunia Suara
Meski sebelumnya pernah muncul di iklan dan proyek media lainnya, menjadi pengisi suara untuk film animasi besar merupakan pengalaman baru baginya. Untungnya, ia memiliki sosok berpengalaman di sampingnya: istrinya, Ayesha Curry.
Curry mengungkapkan bahwa pengalaman Ayesha di dunia hiburan membantunya beradaptasi dengan proses rekaman. “Dia sudah melakukannya seumur hidupnya. Pada sesi pertama kami, dia maju lebih dulu, dan saya bisa menyaksikan dia bekerja, itu membantu memecahkan kebekuan,” ungkap Curry.
“Saat berada di dalam studio, saya tidak menyadari betapa fisiknya itu. Tidak sekadar berbicara, tetapi Anda harus benar-benar berada dalam momen tersebut, dan itu sangat menyenangkan.”
Kehidupan Bersama yang Kuat
Komentar ini memberikan gambaran tentang hubungan mereka yang telah berkembang jauh di luar dunia basket. Meski Curry adalah salah satu atlet paling dikenal di dunia, Ayesha telah membangun karir suksesnya sendiri sebagai aktris, pengusaha, penulis buku masak, dan personality televisi.
Pasangan ini pertama kali bertemu sebagai remaja di North Carolina sebelum menikah pada 2011. Sejak saat itu, mereka membangun keluarga sambil menyeimbangkan kehidupan profesional yang padat di industri yang sangat berbeda.
Aturan Hubungan yang Menjaga Keharmonisan
Kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan inilah yang membuat keluarga Curry sering dianggap sebagai pasangan yang kuat dalam dunia olahraga.
Tahun ini, Curry mengungkapkan prinsip kunci yang menjaga kesehatan pernikahan mereka di tengah tekanan ketenaran dan pengasuhan empat anak. “Kedengarannya mungkin klise, tetapi ini benar-benar dasar dari hubungan kami. Kami membangunnya seiring waktu, sehingga kami bisa mengatakan apa pun tanpa merasa itu merupakan serangan pribadi,” kata Curry kepada People.
Dia menekankan pentingnya komunikasi dalam mengatur tanggung jawab sebagai orang tua dan menjalani karir yang sibuk. “Hidup itu sulit dan kami mencoba mengatasi semua stres, terutama sebagai orang tua. Namun, jika kita bisa memprioritaskan satu sama lain, itulah fondasinya,” jelasnya.
Ayesha juga menyuarakan pandangan serupa dalam wawancara, menekankan pentingnya menghabiskan waktu bersama secara intentional dan menjaga hubungan mereka di tengah kesibukan.
Keduanya juga berbicara tentang pentingnya menghadapi tantangan sebagai sebuah tim, bukan membiarkan kesulitan menciptakan jarak.
Kemitraan dalam Bidang Hiburan
Untuk Curry, proyek GOAT lebih dari sekadar proyek hiburan biasa. Ini menjadi salah satu peluang pertama bagi dia dan Ayesha untuk bekerja sama secara kreatif. Film ini menampilkan penampilan suara dari keduanya dan menunjukkan bagaimana kemitraan mereka terus tumbuh setelah hampir 15 tahun pernikahan.
Saat Curry fokus untuk memperpanjang karir NBA yang legendaris, ia tidak menutup kemungkinan untuk mengejar lebih banyak peluang di industri hiburan di masa depan. “Mungkin. Saya ingin memastikan itu adalah peran yang tepat. Saya tidak ingin memaksakan diri,” tuturnya saat membahas kemungkinan proyek akting di masa mendatang.
Jika ia melangkah ke proyek Hollywood lainnya, jelas bahwa ia sudah memiliki mentor terpercaya di rumah. Meskipun Stephen Curry telah mencapai banyak hal di lapangan, venture terbarunya menunjukkan bahwa bahkan para superstar pun kadang membutuhkan bimbingan. Dan dalam hal ini, Ayesha Curry siap menyediakan dukungan tersebut.
(BA/GN)
sumber : www.marca.com
Leave a comment