Peluang dan Tantangan di NBA Draft 2023
Tyrese Maxey menjadi salah satu contoh menarik mengenai potensi yang bisa didapat tim di posisi awal draft NBA. Namun, Jameer Nelson, Wakil Presiden Operasi Basket yang baru dipromosikan oleh 76ers, mengingatkan bahwa Maxey adalah pengecualian, bukan aturan umum.
“Kami beruntung memiliki pemain seperti dia,” ungkap Nelson mengenai Maxey, point guard All-NBA yang direkrut pada posisi 21 di tahun 2020. “Kami memang mendapat keberuntungan dengan pemain ini.”
Peluang di Posisi 22
Saat ini, 76ers berada di posisi 22 dalam draft 2023. Proses draft ini menjadi cepat bagi Mike Gansey, Presiden Operasi Basket yang baru saja diperkenalkan setelah sebelumnya menjabat sebagai manajer umum Cleveland Cavaliers.
Untuk memberikan gambaran mengenai ketidakpastian yang ada di posisi draft ini, kami akan meninjau kembali hasil pemilihan nomor 21 hingga 23 dalam lima tahun terakhir. Ini menunjukkan kisah sukses serta pemain-pemain yang kemudian tidak bertahan di liga.
2025
- 21st pick: Will Riley, forward, Illinois
- 22nd pick: Drake Powell, wing, North Carolina
- 23rd pick: Asa Newell, forward, Georgia
Riley mencatatkan rata-rata 10,3 poin dalam 74 pertandingan dan mendapat suara dalam NBA All-Rookie musim lalu. Powell meraih 6,5 poin dari 63 pertandingan meski timnya, Brooklyn Nets, kurang berfokus pada kemenangan. Newell, dengan rata-rata 5,2 poin dari 44 pertandingan, juga sempat bermain di G League.
2024
- 21st pick: Yves Missi, center, Baylor
- 22nd pick: DaRon Holmes, forward, Dayton
- 23rd pick: AJ Johnson, guard, Australia
Missi telah memulai 81 dari 139 pertandingan di dua musim bersama New Orleans Pelicans, rata-rata mencetak 7,5 poin dan 7,1 rebound. Holmes mengalami cedera saat debut di summer league, tetapi akhirnya bermain 25 pertandingan setelah pemulihan. Johnson kini menjadi pemain keliling, bermain untuk tiga tim dalam dua musim.
2023
- 21st pick: Noah Clowney, forward, Alabama
- 22nd pick: Dariq Whitehead, wing, Duke
- 23rd pick: Kris Murray, forward, Iowa
Clowney bermain 60 pertandingan, mencetak 12,3 poin meski dalam efisiensi yang kurang baik. Whitehead, mantan pemain terbaik nasional, telah dipinjamkan ke G League sebelum akhirnya bergabung dengan Memphis Grizzlies. Murray mencatatkan 5,8 poin dan 3,6 rebound di Trail Blazers.
2022
- 21st pick: Christian Braun, guard, Kansas
- 22nd pick: Walker Kessler, center, Auburn
- 23rd pick: David Roddy, forward, Colorado State
Pick ke-23 ini digunakan oleh 76ers untuk mendapatkan De’Anthony Melton. Braun berkontribusi 12 poin dan 4,8 rebound di 44 pertandingan, sementara Kessler, meskipun mengalami cedera, masih dianggap sebagai pemain muda yang menjanjikan.
2021
- 21st pick: Keon Johnson, guard, Tennessee
- 22nd pick: Isaiah Jackson, big man, Kentucky
- 23rd pick: Usman Garuba, big man, Spanyol
Johnson dipinjamkan ke G League setelah beberapa stints di NBA, dan Jackson bermain sebagai cadangan di Indiana Pacers sebelum ditransfer ke Los Angeles Clippers. Garuba kini kembali ke Spanyol untuk bermain di EuroLeague setelah perjalanannya di NBA.
Dengan posisi 22 di draft, 76ers pun memiliki tantangan untuk memilih pemain yang dapat memberi dampak dalam tim. Keputusan tersebut akan sangat mempengaruhi perjalanan mereka di musim mendatang.
(BA/GN)
sumber : www.inquirer.com
- basketball
- Blazers
- bola basket
- Brooklyn Nets
- Cavaliers
- Cleveland Cavaliers
- Clippers
- Grizzlies
- Indiana Pacers
- Los Angeles Clippers
- Memphis Grizzlies
- NBA
- NBA Hari ini
- nba today
- nba-draft-pick-history-early-20s-sixers-tyrese-maxey-mike-gansey-jameer-nelson
- Nets
- New Orleans Pelicans
- Pacers
- pelicans
- tyrese-maxey
- walker-kessler
Leave a comment