Penjagaan Ketat Setelah Serangan Terhadap Penggemar Knicks di San Antonio
SAN ANTONIO – Dua orang telah ditahan setelah pihak kepolisian melaporkan bahwa dua penggemar New York Knicks diserang dan dirampok setelah pertandingan Spurs.
Rincian Kejadian
Dalam sebuah unggahan di Facebook, Kepolisian San Antonio menyebutkan bahwa pada 13 Juni 2026, Destiny Converse dan Maria Gomez terlibat dalam tindakan kekerasan dan perampokan terhadap dua penggemar Knicks. Kedua korban, yang berusia antara 40 dan 65 tahun, mengalami luka serius akibat serangan tersebut.
Proses Penangkapan
Menurut afidavit penangkapan, kepolisian menerima laporan tentang serangan yang sedang berlangsung di dekat sudut Navarro dan E Houston Street pada hari yang sama. Kedua korban, yang mengenakan atribut New York Knicks, sedang dalam perjalanan kembali ke hotel mereka setelah menyaksikan Game 5, ketika mereka dihadang oleh para pelaku dan dua orang lainnya.
Rekaman Saksi dan Penangkapan
Banyak saksi dilaporkan merekam kejadian tersebut, di mana terlihat salah satu pelaku memukul korban beberapa kali dan mencuri salah satu topi mereka. Kedua korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Rekaman ponsel juga menunjukkan salah satu pelaku memasuki kendaraan yang terdaftar atas nama suaminya setelah kejadian itu.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa kedua pelaku telah diidentifikasi secara positif dan ditangkap, serta menghadapi tuduhan perampokan berat dan perampokan biasa.
Pihak kepolisian menegaskan, “Tindakan kekerasan terhadap siapapun tidak dapat diterima dan tidak mencerminkan nilai-nilai komunitas atau semangat San Antonio. Kami serius dalam menangani insiden seperti ini.”
Dampak terhadap Komunitas
Insiden ini mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam menjaga keamanan di acara olahraga. Komunitas berharap tindakan segera diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan dan menjaga semangat positif dalam olahraga.
(BA/GN)
sumber : news4sanantonio.com
Leave a comment