Home Sepakbola Inggris Premier League Kejuaraan Menarik Cacing: Panas, penuh semangat, dan ada keajaibannya!
Premier League

Kejuaraan Menarik Cacing: Panas, penuh semangat, dan ada keajaibannya!

Share
Share

Keunikan Kejuaraan Memikat Cacing di Inggris

Suara ribut di sebuah lapangan sekolah dasar di Inggris barat laut ini cukup kencang untuk mengusir makhluk hidup apa pun. Berbagai alat musik yang dimainkan dengan keahlian yang meragukan menciptakan kebisingan yang aneh. Beberapa orang menghentakkan tongkat kayu tanpa irama yang jelas, sementara yang lain memukul metal untuk menghasilkan suara nyaring. Di antara semua bunyi tersebut, seorang penembang meniupkan tema lagu Indiana Jones. Tap, bang, thump. Dum, duh, dum, duuuum.

Kejuaraan Memikat Cacing Dunia

Ya, Kejuaraan Memikat Cacing Dunia telah diadakan setiap tahun sejak 1980 di lapangan sebuah sekolah dasar di Willaston, Inggris. Acara ini menarik perhatian banyak pengunjung, bahkan dari luar Inggris, yang bertujuan untuk ‘memikat’ cacing sebanyak mungkin dari lapangan tanah selama 30 menit, dengan harapan meraih gelar juara dunia.

Suasana di Willaston County Primary School di Cheshire, selatan Liverpool, tidak hanya bising tetapi juga penuh semangat. Meski terkadang frustrasi saat cacing enggan muncul, aktivitas ini tetaplah mengasyikkan dan dilakukan untuk mengumpulkan dana amal.

“Ada keajaiban dalam acara ini,” ungkap Mike Forster, salah satu pendiri kejuaraan dan pakar cacing. “Menarik cacing ke permukaan adalah pemandangan yang menakjubkan.”

Teknik Memikat yang Beragam

Sama seperti acara kompetisi lainnya, kejuaraan ini juga tak luput dari kontroversi, termasuk dugaan kecurangan dan kematian beberapa cacing (lebih lanjut tentang ini nanti). Dalam usaha menjadi juara dunia, The Athletic bertanya kepada beberapa peserta sebelumnya, termasuk Forster, tentang teknik terbaik untuk memikat cacing. Namun, sayangnya tidak ada piala memikat cacing yang terpajang di kantor The Athletic saat ini.

“Teknik terbaik adalah dengan menggunakan garpu taman,” jelas Forster. “Seorang pemikat cacing yang baik dapat menggoyangkan garpu ke depan dan belakang, yang disebut ‘twanging’, atau dalam gerakan melingkar, yang disebut ‘twigging’. Ada juga ‘tweak’ – ketika kamu memukul garpu dengan sebatang kayu untuk mensimulasikan hujan dan menghadirkan cacing.”

Baca juga:  Minggu Suram bagi Klub Premier League: Liverpool, Chelsea, Man City, Tottenham Terpuruk!

Antusiasme Peserta

Peserta datang dengan berbagai alat unik. Sekelompok YouTuber asal Italia membawa mainan kebun anak-anak dan xylophone, berharap bisa menarik perhatian cacing. Beberapa bahkan mengenakan kostum untuk menarik makhluk tanah ini, meski strategi ini agak membingungkan karena cacing tidak memiliki mata.

Di dalam area yang ditandai, beberapa peserta menari di atas potongan kayu, sementara yang lain memainkan alat musik, termasuk William Sefton yang berusia 13 tahun, yang membawakan lagu terkenal Indiana Jones, The Raiders March, dengan trumpetnya.

William adalah pemikat generasi kedua. Ayahnya, Matt, yang berusia 50 tahun, sedang ‘tweaking’ saat The Athletic mengunjungi mereka. Ia sudah memikat cacing sejak usia enam tahun. “Tahun ini telah menjadi kondisi yang hampir sempurna. Banyak hujan sebelum acara, dan itu selalu membantu membawa cacing ke permukaan,” katanya.

Aturan yang Ketat

Ada 18 aturan yang diterapkan oleh International Federation of Charming Worms and Allied Pastimes (IFCWAP), di mana Forster adalah anggota. Zat cair tidak diperbolehkan untuk membantu memikat cacing, dan peserta tidak bisa menggali cacing. Dalam suatu tahun, seorang gadis membawa poninya ke acara, tapi sayangnya itu menyebabkan beberapa cacing terinjak.

Ada sebanyak 3,396 cacing yang berhasil dipikat tahun ini. Para pemenang mencatatkan 164 cacing selama 30 menit, meski masih di bawah rekor yang ada. Di tahun 1980, Tom Shufflebottom berhasil memikat 511 cacing dari area yang lebih kecil, sementara Sophie Smith dan timnya memikat 567 cacing dari area yang lebih besar pada tahun 2009.

Popularitas dan Dampak Acara

Kejuaraan ini tidak hanya menarik peserta dari sekitar Willaston, tetapi juga banyak dari luar negeri, sehingga aturan harus diterjemahkan ke dalam 30 bahasa. Kegiatan ini menjadi salah satu atraksi unik di Inggris dan menyoroti kreativitas peserta dalam memikat cacing tanpa merusak mereka. Semua cacing yang dipikat kemudian dipulangkan ke tanah untuk melindungi mereka dari pemangsa.

Baca juga:  Legenda Chelsea Ungkap Kesalahan yang Menimpa Salah dan De Bruyne

Kejuaraan Memikat Cacing Dunia менjadi bukti bahwa meskipun kompetisinya terkesan ringan, ada banyak elemen menarik yang menyertainya—mulai dari teknik memikat yang beragam hingga partisipasi datang dari penjuru dunia.

(PL/GN)
sumber : www.nytimes.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Arsenal Ditolak dalam Tawaran Pertama untuk Bintang Muda Leicester!

Arsenal mengalami penolakan dalam tawaran pertama mereka untuk bintang muda Leicester, menambah...

Jadwal Liga Premier: Peluang Sempurna untuk Pertahankan Gelar!

Dalam Jadwal Liga Premier kali ini, tim unggulan memiliki peluang sempurna untuk...

Sembilan pemain Man United berpotensi absen di laga pembuka musim!

Sembilan pemain Manchester United berpotensi absen di laga pembuka musim, mempengaruhi strategi...

Legenda Liverpool bantah isu kelelahan Virgil van Dijk, tunjukkan statistik mengesankan.

Legenda Liverpool menepis kabar soal kelelahan Virgil van Dijk, menunjukkan statistik permainan...