Tim AS Aman di Babak Knockout Piala Dunia Usai Kalahkan Australia
SEATTLE – Pelatih Timnas AS, Mauricio Pochettino, memberikan dukungan kepada pemain-pemainnya yang dianggap memiliki “IQ tinggi” untuk tetap fokus setelah berhasil melaju ke babak knockout Piala Dunia. kemenangan atas Australia pada hari Jumat membuat harapan para penggemar semakin tinggi.
Dengan tambahan satu gol bunuh diri dan sundulan dari Alex Freeman, AS memastikan diri lolos ke 32 besar turnamen yang mereka selenggarakan bersama dengan satu pertandingan tersisa. Ini menjadi pencapaian mereka memenangkan dua pertandingan grup untuk pertama kalinya sejak 1930.
Kemenangan 2-0 atas Socceroos di depan suporter yang bersemangat di Seattle membuat antusiasme di kalangan publik AS meningkat tajam. Namun, Pochettino, yang memilih untuk tidak memainkan bintang tim Christian Pulisic yang sedang dalam proses pemulihan, menekankan pentingnya menjaga fokus menjelang pertandingan melawan Turki minggu depan.
Pochettino: Fokus pada Pertandingan Selanjutnya
Kami harus tetap mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Pastikan kami sampai di sana dalam kondisi yang baik, seperti dua pertandingan terakhir kami,” ujar Pochettino. Saat ini, timnya berada di posisi teratas dengan enam poin, unggul dari Australia (tiga), Paraguay (tiga), dan Turki (nol).
Pelatih asal Argentina ini menambahkan bahwa pemain dan staf harus tetap disiplin dan berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari. Dia menegaskan, “Itu semua bagian dari kecerdasan. IQ pemain yang saya miliki dalam skuad ini lebih tinggi dari rata-rata.”
Kemenangan Paraguay dan Aturan Baru FIFA
Pada pertandingan lainnya, Paraguay sukses mengalahkan Turki dengan skor 1-0. Kemenangan ini memastikan posisi pertama bagi AS di grup, yang memberikan mereka jalan lebih mudah menuju babak knockout.
Namun, Pochettino tidak menutup kemungkinan untuk melakukan rotasi pemain menjelang laga melawan Turki. “Kami memiliki banyak pemain yang tampak lelah, baik secara fisik maupun mental, di babak pertama,” ujarnya.
Beberapa penggemar AS kini mulai bermimpi untuk melihat tim mereka melaju jauh di Piala Dunia, meskipun ada banyak tim favorit seperti Spanyol, Prancis, dan Argentina. Pochettino bahkan mendorong para pendukung untuk bermimpi, dengan menyatakan, “Mengapa tidak kami?”
Dia juga mengekspresikan kebahagiaannya untuk para penggemar, membandingkan dukungan yang diberikan dengan fans Argentina, “Saya sangat senang untuk mereka. Saya pernah mengatakan bahwa Argentina memiliki penggemar yang luar biasa, tetapi saya pikir kami sudah setara.”
Di sisi lain, Paraguay mengalami insiden tak terduga saat Miguel Almiron menjadi pemain pertama yang diusir setelah menutup mulutnya selama konflik di lapangan, berdasarkan aturan baru FIFA. Dalam pertandingan tersebut, ia menerima kartu merah setelah VAR meninjau situasi.
Aturan baru ini diperkenalkan untuk menanggulangi isu rasisme dalam sepak bola. FIFA telah mengumumkan bahwa pemain yang menutup mulut saat berkonfrontasi akan dikenakan kartu merah, yang diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik di lapangan.
Dalam konteks keseluruhan, pencapaian AS untuk melangkah ke babak knockout menandakan kemajuan signifikan bagi sepak bola di negara tersebut dan menambah keseruan kompetisi Piala Dunia kali ini.
(LC/GN)
sumber : www.straitstimes.com
Leave a comment