Inter Incar Curtis Jones; Transfer Bergantung pada Negosiasi Manchester City dan Nottingham Forest
Inter Milan, juara Italia saat ini, tertarik untuk mendatangkan gelandang Liverpool, Curtis Jones. Namun, keberhasilan transfer ini tergantung pada proses yang rumit dalam pasar sepakbola Eropa, khususnya kesepakatan antara Manchester City dan Nottingham Forest.
Rantai Transfer: Manchester City dan Elliot Anderson
Di tengah pergerakan transfer saat ini, gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson, menjadi fokus perhatian. Manchester City telah menunjukkan minat serius untuk merekrut pemain berusia 23 tahun ini. Namun, tawaran sebesar £120 juta yang diajukan oleh City ditolak oleh manajemen Nottingham Forest, yang meminta biaya transfer rekor Inggris untuk pemain bintangnya.
Apabila Manchester City berhasil menyelesaikan transfer tersebut, Nottingham Forest akan mendapatkan dana besar yang nantinya akan digunakan untuk mengajukan tawaran kepada Inter Milan untuk gelandang Davide Frattesi. Harga transfer Frattesi diperkirakan sekitar €30 juta.
Manajemen Inter, yang terdiri dari Piero Ausilio dan Giuseppe Marotta, berencana menggunakan dana dari penjualan Frattesi untuk merekrut Curtis Jones. Liverpool meminta minimal €30 juta ditambah persentase dari penjualan di masa depan. Tawaran sebelumnya dari Inter sebesar €20 juta telah ditolak oleh pihak Liverpool.
Di sisi lain, Curtis Jones terbuka untuk memulai babak baru dalam kariernya dan menjajal kompetisi di Liga Italia. Kesempatan untuk bermain secara reguler di Liga Champions bersama Inter menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain berkebangsaan Inggris tersebut. Saat ini, semua pihak menunggu kesepakatan besar antara Manchester City dan Nottingham Forest.
Keberhasilan dalam transfer ini tidak hanya akan memperkuat skuad klub-klub terkait, tetapi juga berpengaruh pada keseimbangan harga di pasar sepakbola Eropa. Kedatangan Jones di Inter diharapkan dapat menambah kreativitas di lini tengah klub, sementara Liverpool akan memperkaya anggaran transfer dengan menjual produk akademinya.
(SA/GN)
sumber : zamin.uz
Leave a comment