Kisah Baba Miller: Dari Eropa Menuju NBA
Sejak sebelum berangkat ke Amerika untuk berkuliah dan bermain basket, Baba Miller sudah mengukir prestasi dalam dunia basket tingkat tinggi di Eropa.
Awal Karier di Real Madrid
Baba Miller tumbuh di Mallorca, Spanyol, dan direkrut oleh Real Madrid saat usianya 12 tahun. Klub yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Eropa ini memberi kesempatan baginya untuk berkompetisi di turnamen nasional melawan tim besar seperti Barcelona dan Valencia.
Inspirasi dari Pemain Legendaris
Real Madrid telah melahirkan banyak pemain NBA, seperti Luka Doncic dari Los Angeles Lakers dan Rudy Fernandez. Miller mengaku mengidolakan Fernandez sepanjang kariernya.
Menyesuaikan Diri di Florida State
Pengalaman bermain di klub ternama seperti Real Madrid membantu Miller dalam transisinya ke Florida State. Namun, sebagai pemain baru, ia tetap menghadapi tantangan saat beradaptasi.
“Perubahannya sangat sulit,” kata Miller. “Terutama soal fisik. Sebelumnya saya bermain melawan pemain sebayang, tiba-tiba saya harus melawan pemain yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih tua. Itu jadi tantangan, ditambah lagi dengan persiapan yang sangat intens selama lima bulan di pra-musim.”
Pindah ke Florida Atlantic dan Cincinnati
Setelah dua musim bersama Seminoles, Miller pindah ke Florida Atlantic selama setahun, sebelum akhirnya menyelesaikan karier kuliahnya di Cincinnati. Salah satu alasan ia memilih Bearcats adalah untuk bersaing melawan tim dan pemain terbaik di NCAA.
Pemain senior ini berhasil membantu Cincinnati mengalahkan sejumlah tim favorit, termasuk Darryn Peterson dan Kansas, serta AJ Dybantsa dan BYU.
Statistik Menarik
Di tahun terakhirnya, Miller mencatatkan rata-rata 13 poin, 10,3 rebound, 3,7 assist, dan 1,2 block per pertandingan dengan akurasi 52,9% dari lapangan.
Penampilan di NBA Combine
Penampilan impresifnya di musim sebelumnya membawanya ke NBA Combine, di mana ia menunjukkan performa baik dalam scrimmage dan mencatat tinggi 6 kaki 10,5 inci tanpa sepatu dan rentang lengan 7 kaki 1,75 inci.
Peluang di NBA Draft
Setelah karier NCAA yang mengesankan, di mana ia tampil dalam 113 pertandingan dengan 99 kali memulai, Miller memiliki peluang besar untuk menjadi pilihan di awal ronde kedua dalam NBA Draft 2026. Dalam mock draft terbaru, Derek Parker memperkirakan bahwa Chicago akan memilihnya di posisi 38.
Keberagaman Skill dan Peluang di Masa Depan
Miller mengekspresikan keyakinannya dalam kemampuan mengubah permainan di berbagai aspek. “Versatilitas saya di lapangan akan memberikan tim kemampuan untuk melakukan banyak hal baik di sisi ofensif maupun defensif,” tuturnya. “Saya bisa melakukan segala hal, mulai dari bertahan hingga melakukan rebound yang baik dan membantu rekan tim di transisi.”
Perjalanan Pertama dalam Keluarga
Menjadi yang pertama dalam keluarganya yang bermain basket, perjalanan Miller mulai dari salah satu program pemuda terbaik di Spanyol hingga meraih kesuksesan di tingkat kolese yang melibatkan program-program terkemuka.
Melanjutkan Perjalanan di NBA
Sekarang, Baba Miller memiliki kesempatan untuk meneruskan perjalanannya di NBA, memberikan harapan dan inspirasi bagi banyak anak muda di seluruh dunia.
(BA/GN)
sumber : www.si.com
Leave a comment