Serangan Terhadap Penggemar Knicks Saat Berlibur di San Antonio
NEW YORK – Seorang ayah dan anak dari New Jersey yang melakukan perjalanan ke San Antonio untuk menyaksikan kemenangan pertama New York Knicks dalam beberapa dekade mengaku masih merasa trauma setelah diserang di luar hotel mereka. Keduanya berharap agar pelaku bisa segera ditangkap.
Pengalaman yang Kelam
Dan dan Lawrence Prager dari Hunterdon County berangkat ke Texas dengan harapan membuat kenangan indah dalam perjalanan ayah-anak ini.
“Kami datang dari New Jersey ke San Antonio untuk melihat pertandingan yang kami harap akan sangat mengesankan,” kata Dan Prager.
Sayangnya, pasca pertandingan yang seru, kenyataan pahit menghampiri mereka.
Detail Serangan
Beberapa detik setelah turun dari ride-share di dekat hotel mereka di pusat kota San Antonio, keduanya mengaku diserang dari belakang.
Bagi Lawrence, 62 tahun, serangan itu menjadi kenangan yang samar.
“Itu adalah hal terakhir yang saya ingat sebelum saya terbangun di rumah sakit,” ujarnya.
Dan, yang berusia 29 tahun, langsung melihat ayahnya jatuh tak sadarkan diri.
“Kami baru keluar dari mobil, hanya dua atau tiga detik, dan saya melihat ayah saya jatuh dengan cepat,” tambahnya.
Dan menjelaskan, beberapa pelaku menyerang dengan memukul, menendang, dan menginjak mereka.
“Ayah saya tidak sadarkan diri, tergeletak di genangan darahnya sendiri,” jelasnya. “Saya hanya menahan kepalanya, berusaha membangunkannya sambil berteriak, ‘Tolong panggil 911. Kami butuh ambulans.’
Lawrence mengalami pendarahan otak, cedera wajah, dan cedera serius pada bahunya.
“Itu sangat mengerikan, benar-benar,” ungkap Dan. “Hal terseram yang pernah saya alami karena saya duduk di sana terlumuri darah, berpikir, ‘Akankah saya bisa pulang jika ayah saya meninggal?'”
Kemajuan Pemulihan
Dokter mengatakan bahwa pendarahan otak yang dialami Lawrence cukup kecil dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, ia kini masih menunggu hasil MRI untuk cedera AC joint derajat 3 di bahunya. Jika perlu operasi, pemulihan dapat memakan waktu enam hingga sembilan bulan, kata Lawrence.
Keduanya tetap di Texas selama beberapa hari sebelum kembali ke rumah. Ibu Dan, yang merupakan perawat trauma udara, terbang ke San Antonio untuk membantu setelah serangan tersebut.
Proses Hukum
Sampai saat ini, belum ada penangkapan terkait kasus ini, namun Prager mengatakan polisi telah memperoleh rekaman video pengawasan dari bisnis dan hotel terdekat, dan meyakini ada beberapa pelaku yang terlibat.
Menurut keluarga, penyidik mengatakan bahwa para pelaku bisa menghadapi tuntutan serangan berat kejam jika berhasil diidentifikasi.
Keluarga juga ingin menjernihkan kekeliruan yang beredar di media sosial. Dua wanita yang ditangkap baru-baru ini dalam insiden terpisah yang melibatkan penggemar Knicks tidak ada hubungannya dengan kasus mereka.
Menghadapi Tantangan dengan Semangat
Meski mengalami kekerasan, ayah dan anak ini menegaskan tidak akan membiarkan serangan tersebut mengaburkan kenangan perjalanan mereka ke Texas.
“Kami tidak akan membiarkan beberapa pengecut yang menyerang dari belakang mengambil pengalaman kami,” ujar Dan. “Kami ingin tetap mengingatnya sebagai momen yang menyenangkan. Jika mereka mengambil itu dari kami, berarti mereka menang.”
Dukungan yang mereka terima sejak kembali ke rumah sangat berarti bagi mereka. Baik Knicks maupun San Antonio Spurs telah menghubungi keluarga untuk memberikan semangat.
Tim Knicks mengirim merchandise juara dan foto tanda tangan dari Josh Hart, sementara Spurs memberikan keranjang hadiah selama pemulihan Lawrence di Texas.
Dengan Hari Ayah yang semakin dekat, Prager mengungkapkan fokus mereka yang sederhana: menghabiskan waktu bersama-sama.
“Saya berharap tiga dari empat anak saya bisa berkumpul di sini,” kata Lawrence. “Menghabiskan waktu bersama akan menjadi hal terpenting bagi kami.”
Dampak dan Harapan ke Depan
Pascainsiden ini, perhatian publik terhadap keselamatan penggemar olahraga semakin meningkat. Keluarga Prager berharap agar pihak berwenang segera menangkap pelaku agar keadilan dapat ditegakkan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
(BA/GN)
sumber : www.fox5ny.com
Leave a comment