Real Madrid Pesta Gol, Jaga Rekor Kandang Sempurna di La Liga
Real Madrid melanjutkan dominasi mereka pada Sabtu malam dengan kemenangan telak 4-0 atas Valencia di Santiago Bernabéu. Hasil ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga menandai kemenangan kandang ke-10 berturut-turut mereka di La Liga, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka raih lebih dari satu dekade lalu.
Benteng Bernabéu yang Tak Tertembus
Di bawah arahan manajer baru Xabi Alonso, Los Blancos telah mengubah Bernabéu menjadi benteng tak tertembus lagi, bermain dengan presisi, kekuatan, dan tujuan yang jelas. Performa impresif ini membuat Real Madrid kokoh di puncak klasemen La Liga musim 2025/26, mempertahankan rekor kandang sempurna mereka.
Rentetan Kemenangan Kandang Terpanjang Sejak 2013
Kemenangan melawan Valencia ini menandai rentetan kemenangan kandang terpanjang Real Madrid di La Liga sejak tahun 2013, ketika klub tersebut mencatat 14 kemenangan beruntun yang membentang dari akhir masa jabatan José Mourinho hingga awal periode pertama Carlo Ancelotti.
)
Kylian Mbappe, penyerang tengah Real Madrid dan Prancis, merayakan gol pertamanya bersama rekan setimnya dalam pertandingan LaLiga EA Sports antara Getafe CF dan Real Madrid CF. (Kredit gambar: Imago)
Menariknya, rentetan kemenangan saat ini dimulai pada April 2025, dengan kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Club. Sejak saat itu, Madrid berhasil menyingkirkan setiap tim tamu yang datang ke Bernabéu, sebuah pembalikan situasi yang drastis dari April 2024, ketika Valencia menjadi tim terakhir yang mengalahkan mereka di kandang.
Awal Sempurna Xabi Alonso di Bernabéu
Penunjukan Alonso sebagai manajer telah menyegarkan tim. Taktisi asal Spanyol ini kini telah memimpin Real Madrid meraih enam kemenangan kandang beruntun di La Liga sejak mengambil alih, sambil mempertahankan rekor tak tercela di semua kompetisi dengan 13 kemenangan dari 14 pertandingan.
)
Xabi Alonso, manajer Real Madrid. (Imago)
Satu-satunya noda adalah kekalahan 5-2 dalam derby melawan Atlético Madrid. Namun, timnya sejak itu bangkit dengan otoritas, memenangkan enam pertandingan berturut-turut, mencetak 16 gol, dan hanya kebobolan dua gol. Real Madrid racikan Alonso telah memadukan disiplin taktis dengan sentuhan kreatif, menampilkan gaya yang memadukan filosofi bermainnya sendiri dengan DNA menyerang klub.
Setelah musim 2024/25 yang dianggap mengecewakan, Real Madrid tampak bangkit kembali dan siap bersaing untuk setiap gelar sekali lagi. Mereka saat ini memuncaki klasemen La Liga dan tetap tak terkalahkan di fase liga Champions, menjadi salah satu dari lima tim dengan rekor sempurna di kompetisi tersebut.
Setelah mencapai semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, kebangkitan Madrid di bawah Alonso telah menegaskan kembali posisi mereka di antara jajaran elite Eropa, membuktikan bahwa mereka siap menantang dominasi di kancah domestik maupun Eropa.
(SA/GN)
sumber : www.pulsesports.ng
Leave a comment