Pembaharuan Manajemen Pelicans dan Dampaknya
New Orleans Pelicans melakukan perubahan manajerial besar-besaran di akhir musim lalu dengan menunjuk Joe Dumars sebagai Presiden Operasi Basket dan Troy Weaver sebagai Wakil Presiden Senior Operasi Basket. Mereka aktif di pasar, termasuk melakukan beberapa perdagangan pilihan draft untuk naik ke posisi 13 dan memilih pemain besar asal Maryland, Derik Queen, pada NBA Draft 2025.
Perdagangan Awal dan Rencana Draft
Pada NBA Finals, Pelicans melakukan perdagangan pertama dengan Indiana Pacers, mengirimkan pilihan putaran pertama 2026 mereka untuk mendapatkan pilihan No. 23 dalam draft tahun ini. Langkah ini memberikan tambahan kesempatan bagi Dumars dan Weaver untuk menambah talenta muda ke dalam tim.
Namun, situasi berubah cepat ketika Tyrese Haliburton mengalami cedera Achilles pada Game 7. Pandangan Pacers untuk musim 2025-26 menjadi kelam dengan awal yang sulit, memulai musim dengan 0-5, dan baru meraih kemenangan pertama mereka.
Rencana Pelicans untuk Menambah Talenta
Dengan pilihan No. 23 di tangan, Pelicans tidak berhenti di situ. Setelah memilih penjaga dari Oklahoma, Jeremiah Fears, pada pilihan No. 8, mereka mulai mencari cara untuk menggunakan pilihan 23 tersebut untuk kembali masuk ke dalam lotere dan mengambil Derik Queen. Untuk mendorong tim lain, mereka menawarkan pilihan yang lebih baik antara pilihan mereka dan pilihan Milwaukee Bucks yang tidak dilindungi pada 2026.
Atlanta Hawks menerima tawaran tersebut, kemungkinan dengan senyum di wajah mereka saat menghubungi kantor liga. Pelicans mengambil langkah percaya bahwa mereka akan jauh lebih baik musim ini, dengan harapan kembalinya Zion Williamson, Trey Murphy III, dan Herb Jones, serta dua rookie ofensif muda yang diharapkan dapat langsung berkontribusi.
Awal yang Sulit dan Risiko yang Diambil
Sayangnya, awal musim menunjukkan tanda-tanda kelam bagi Pelicans. Mereka saat ini terjebak dengan rekor 0-5, berbagi posisi terendah dengan Brooklyn Nets. Mientras itu, Nets telah menggeser roster mereka untuk mempersiapkan musim berikutnya, sementara Pelicans merasa yakin akan kemampuan mereka, yang mendorong mereka untuk menukar pilihan putaran pertama mereka.
Seandainya Pelicans tidak melakukan perubahan signifikan di musim semi lalu, mereka bisa mendapatkan dua dari empat pilihan draft yang paling berharga untuk NBA Draft 2026. Dengan tren saat ini, mereka mungkin memiliki dua dari tiga pilihan teratas pada bulan Juni mendatang.
Peluang Memble di Draft 2026
Kelas draft 2026 diprediksi akan sangat kuat. Pemain-pemain seperti AJ Dybantsa, yang memiliki tinggi 6’9″ dan kemampuan mencetak yang impresif, serta Cam Boozer, yang dikenal sebagai mesin double-double, diperkirakan akan menjadi bintang di liga. Jika Pelicans rugi, mereka akan menyaksikan Atlanta Hawks dan Indiana Pacers mengambil bakat luar biasa yang seharusnya bisa menjadi milik mereka.
Konteks dan Dampak
Kondisi ini menunjukkan awalan pahit bagi manajemen baru Dumars dan Weaver. Rencana mereka yang ambisius kini terancam, dan para penggemar harus bersabar sembari menantikan perkembangan selanjutnya. Persoalan ini akan terus menghantui hingga draft 2026 mendatang, yang bisa menjadi titik balik atau bahkan akhir bagi kepemimpinan mereka di New Orleans.
(BA/GN)
sumber : hoopshabit.com
Leave a comment