Joel Embiid Dikenakan Denda $50.000 oleh NBA
Pemain bintang Philadelphia 76ers, Joel Embiid, harus menerima denda sebesar $50.000 dari NBA. Mengetahui keputusan ini, Embiid jelas tidak setuju.
Pelanggaran dan Denda
Denda tersebut diberikan setelah Embiid melakukan gestur “DX Chop” saat pertandingan melawan Boston Celtics pada Jumat malam. Pada saat itu, dia berhasil menarik perhatian forward Celtics, Josh Minott, sebelum menyelesaikan tembakan dan mendapatkan foul.
Setelah denda diumumkan, Embiid merespons melalui dua cuitan di Twitter. Dalam cuitan pertamanya, ia meminta NBA untuk juga memberikan denda kepada para wasit yang ia anggap melakukan gestur serupa. Cuitan kedua berisi video seorang pejabat NBA yang tampak melakukan gestur yang dianggapnya mirip, yang dalam konteks ini, memang terlihat seperti gestur untuk foul blocking.
Kalian sebaiknya mulai mendenda wasit karena melakukan gestur “lewd” untuk foul blocking, padahal saya tidak diperbolehkan melakukannya. #NFL
— Joel Embiid (@JoelEmbiid) 2 November 2025
Kondisi dan Performa Embiid
Pada pertandingan Minggu malam melawan Brooklyn Nets, Embiid tidak dapat tampil karena telah dijadwalkan untuk istirahat demi menjaga kesehatan lutut kirinya.
Gestur yang dianggap “lewd” oleh NBA tersebut sudah dilakukan Embiid dalam pertandingan besar setelah melakukan aksi yang signifikan. Dalam 25 menit pada pertandingan melawan Celtics, ia mencetak 20 poin dan meraih 6 rebound.
Musim ini, Embiid belum menunjukkan performa yang sama seperti musim-musim sebelumnya. Catatan 69 poinnya merupakan angka terendah dalam empat pertandingan awal musim sepanjang kariernya yang sudah berjalan 10 tahun. Data dari NBA.com menunjukkan bahwa 76ers tampil lebih baik saat Embiid tidak bermain, dengan net rating plus-9.2 dalam 156 menit, dibandingkan dengan minus-7.3 saat ia berada di lapangan selama 89 menit.
Dampak Terhadap Tim
Denda yang dijatuhkan NBA ini menjadi perhatian bagi tim 76ers dan performa Embiid. Dengan hasil yang tidak memuaskan di awal musim, penting bagi tim dan pemain untuk segera menemukan ritme permainan agar dapat bersaing di liga.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment