Ivan Juric dalam Tekanan di Atalanta, Kursi Pelatih Mulai Goyang?
Pelatih Atalanta, Ivan Juric, dikabarkan sedang berada di bawah sorotan tajam menyusul kekhawatiran manajemen klub terhadap performa tim. Masalah yang disoroti meliputi sikap para pemain, penurunan efisiensi permainan, dan beberapa keputusan taktis yang dianggap kurang tepat, menyebabkan La Dea kini terdampar di posisi kesepuluh klasemen Serie A.
Start Musim yang Buruk dan Kekalahan Perdana
Atalanta baru saja menelan kekalahan perdana mereka di Serie A pada Sabtu, 1 November 2025, saat takluk 1-0 di kandang Udinese. Sebelum kekalahan ini, tim asuhan Juric hanya mampu mengumpulkan tujuh hasil imbang dan dua kemenangan. Hasil minor tersebut membuat mereka kini berada di peringkat 10 Serie A, terpaut delapan poin dari zona Liga Champions.
Kekalahan ini semakin memperburuk rekor awal musim mereka, yang jauh dari ekspektasi setelah Juric mengambil alih kursi kepelatihan dari Gian Piero Gasperini pada musim panas.
Statistik Buruk Lawan Udinese Menguak Masalah
Dalam laga kontra Udinese, Atalanta memang mendominasi penguasaan bola hingga 60% (bahkan mencapai 71% setelah satu jam pertandingan). Namun, dominasi ini tidak diimbangi dengan efektivitas serangan. Mereka tercatat tidak memiliki satu pun tembakan tepat sasaran, kehilangan penguasaan bola sebanyak 120 kali, dan hanya berhasil merebutnya kembali 55 kali. Angka-angka ini jelas menjadi indikasi kuat adanya penurunan gaya bermain yang signifikan.
Keputusan Taktis yang Dipertanyakan
Beberapa keputusan taktis Juric juga menjadi bahan perdebatan. Pergantian peran Ademola Lookman yang terlalu sering, keengganan untuk menduetkan bintang Nigeria tersebut dengan Kamaldeen Sulemana, serta penggunaan Marten De Roon sebagai bek tengah karena alasan taktis, adalah beberapa contoh yang memicu pertanyaan. Manajemen klub khawatir apakah pendekatan dan gaya bermain Juric sudah sepenuhnya dicerna oleh tim.
Dua Laga Krusial Menanti Juric
Ivan Juric diperkirakan akan menghadapi evaluasi ketat dalam dua pertandingan berikutnya. Atalanta akan bertandang ke markas Olympique Marseille di Liga Champions, diikuti dengan laga penting melawan Sassuolo di Serie A. Kedua pertandingan ini akan menjadi ujian vital bagi Juric untuk membuktikan kemampuannya membalikkan keadaan.
Klub tidak mengharapkan pemecatan segera, namun direksi berharap adanya perubahan cepat dari para pemain dan pelatih. Terlebih, Atalanta belum menghadapi beberapa tim papan atas liga seperti Napoli, Inter, dan Roma. Reaksi positif di dua pertandingan mendatang sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kepercayaan dan menjaga asa bersaing di papan atas Serie A.
(SA/GN)
sumber : football-italia.net
Leave a comment