Home Sepakbola Champions League Pesta Gol di Brugge! Barcelona Gagal Curi Poin Penuh, Imbang 3-3
Champions League

Pesta Gol di Brugge! Barcelona Gagal Curi Poin Penuh, Imbang 3-3

Share
Nyonya Tua Raih Poin Penuh di Kandang Cremonese, Sengit Banget!
Share

Drama Enam Gol di Belgia: Gol Telat Brugge Dianulir, Barcelona Selamat dari Kekalahan di Liga Champions

Club Brugge nyaris meraih kemenangan sensasional atas Barcelona di Liga Champions, namun gol telat Romeo Vermant di masa injury time dianulir oleh wasit Anthony Taylor, memastikan laga mendebarkan berakhir imbang 3-3.

Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick tampak kesulitan sepanjang pertandingan sengit di Belgia dan harus tiga kali menyamakan kedudukan.

Awal Pertandingan Penuh Gairah

Barcelona sebenarnya menghadapi persiapan sulit untuk laga ini, dengan insiden bus penggemar yang terbakar pada hari Rabu. Performa mereka di lapangan pun semakin memicu spekulasi mengenai masa depan jangka panjang pelatih Flick.

Flick menurunkan formasi yang sama saat mengalahkan Elche 3-1 pada hari Sabtu, namun dalam enam menit, gawang mereka sudah kebobolan. Sebuah serangan cepat dari sayap kanan oleh Forbs mengirim umpan matang ke Nicola Tresoldi yang sukses menaklukkan Wojciech Szczesny.

Gol tersebut sempat tertunda karena pemeriksaan VAR untuk offside, namun akhirnya disahkan. Barcelona membalas hanya dua menit kemudian. Fermín López lolos dari perangkap offside dan memberikan assist kepada Ferran Torres, yang dengan tenang mencetak gol ketujuhnya musim ini.

Laju pertandingan yang gila belum berakhir, Forbs yang sebelumnya menjadi penyedia assist kini menjadi pencetak gol di menit ke-17, membuat Stadion Jan Breydelstadion bergemuruh. Sebuah serangan balik kilat diakhiri dengan umpan satu-dua cepat antara Christos Tzolis dan Forbs, yang dengan tenang melengkungkan bola ke sudut bawah gawang.

Setelah dihajar Bayern Munchen 4-0 pada akhir Oktober, ini adalah pembalasan luar biasa dari Brugge. Namun, mereka sempat diselamatkan tiang gawang setelah Jules Koundé melepaskan tembakan yang membentur mistar. Skor 2-1 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Baca juga:  Hojlund MU: Sabet Predikat Striker 'Terkuat' Italia, Sejajar Legenda!

Babak Kedua yang Lebih Dramatis

Flick tidak melakukan perubahan di babak pertama, namun memasukkan Dani Olmo dan Robert Lewandowski dengan waktu tersisa 32 menit.

Tiga menit kemudian, Barcelona menyamakan kedudukan. Lamine Yamal dengan lincah melewati dua pemain Brugge, melakukan umpan satu-dua dengan López, dan mencetak gol indah dengan bagian luar sepatunya, membungkam para pendukung tuan rumah.

Forbs seharusnya bisa langsung membalas, namun tembakannya meleset. Namun, ia kembali memicu perayaan liar di menit ke-63. Hans Vanaken berhasil mengecoh lini pertahanan tinggi Barcelona, dan Forbs menunjukkan ketenangan luar biasa untuk mencungkil bola melewati Szczesny.

Forbs sempat menuntut penalti setelahnya, yang awalnya diberikan sebelum dibatalkan. Barcelona memanfaatkan momen tersebut ketika Yamal mundur dan mengirimkan umpan silang yang membuat penyerang tuan rumah Christos Tzolis salah menyundul bola ke gawangnya sendiri di menit ke-77, membuat kedudukan kembali imbang 3-3.

Kontroversi VAR dan Hasil Imbang

Momentum kembali berpihak pada Brugge di menit-menit akhir pertandingan. Pemain pengganti Romeo Vermant berhasil menceploskan bola setelah menerobos pertahanan Barcelona dan melewati Szczesny. Namun, gol tersebut kemudian dianulir oleh wasit Taylor setelah intervensi VAR, yang memutuskan adanya pelanggaran terhadap kiper Barcelona sebelum bola masuk ke gawang. Keputusan ini memastikan skor akhir 3-3.

Sorotan untuk Barcelona dan Flick

Hasil imbang ini menyoroti performa Barcelona yang kurang meyakinkan dan kemungkinan akan menambah tekanan pada pelatih Hansi Flick. Meskipun berhasil lolos dari kekalahan, Blaugrana menunjukkan kerapuhan di lini belakang dan ketidakmampuan untuk mengontrol jalannya pertandingan. Performa ini tentu menjadi perhatian serius bagi manajemen klub dan para penggemar, terutama dalam menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa.

Baca juga:  Barça 2025: LaLiga Dibabat Habis! Jejak Legenda 1943 Terulang.

(LC/GN)
sumber : www.espn.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Prediksi Juara Liga Champions: Siapa yang Menang Menurut Statistik?

Statistik menunjukkan tim-tim unggulan seperti Manchester City dan Bayern Munich mendominasi, namun...

Preview: Sporting CP vs Arsenal – Pertarungan Seru yang Patut Disaksikan!

Saksikan pertarungan seru antara Sporting CP dan Arsenal! Duel ini menjanjikan aksi...

Update Tim di European Performance Spots untuk Liga Champions 2026/27!

Tim-tim Eropa sedang mempersiapkan diri menyambut Liga Champions 2026/27! Perubahan strategi dan...

Pertarungan Seru: Saksikan Quarter-Final Liga Champions di Stan Sport!

Saksikan aksi mendebarkan di Quarter-Final Liga Champions! Bergabunglah di Stan Sport untuk...