Madrid dan Barcelona Berburu Kemenangan, Lupakan Luka Eropa
MADRID – Real Madrid bersiap bangkit dari kekalahan di Liga Champions saat mereka melawat ke markas Rayo Vallecano dalam lanjutan La Liga pada Minggu ini. Sementara itu, rival abadi mereka, Barcelona, juga akan bertandang ke Celta Vigo dengan misi memperbaiki lini pertahanan setelah hasil imbang yang kurang memuaskan di kompetisi Eropa.
Tekanan untuk Real Madrid Setelah Anfield
Skuad asuhan Xabi Alonso sempat berada di atas angin setelah menaklukkan Barcelona dalam laga El Clásico. Namun, euforia itu meredup setelah mereka ditaklukkan Liverpool 1-0 di Liga Champions pada Selasa lalu. Kekalahan tersebut bisa saja lebih telak jika bukan karena penampilan gemilang kiper Thibaut Courtois.
Menjelang pertandingan penting ini, Alonso menekankan pentingnya respons timnya. “Kami bermain bagus di El Clásico. Kami meninggalkan Anfield dengan perasaan kecewa atas kekalahan itu,” ujar Alonso. “Kami harus menganalisis apa yang terjadi dan kemudian memikirkan Rayo.”
Real Madrid saat ini memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan lima poin dari Barcelona. Pertandingan melawan Rayo Vallecano, yang kini berada di posisi ke-10, menjadi kesempatan krusial untuk menjaga jarak dan momentum di puncak liga.
Penyerang bintang Kylian Mbappé diharapkan bisa menjadi kunci dengan kecepatannya menghadapi lini pertahanan tinggi Rayo. Mbappé sejauh ini memimpin daftar top skor La Liga dengan 13 gol dari 11 pertandingan, unggul enam gol dari pencetak gol terbanyak berikutnya.
Barcelona Cari Stabilitas Pertahanan
Barcelona juga tengah menghadapi pertanyaan serius setelah penampilan mereka di Liga Champions. Mereka berhasil selamat dari kekalahan saat bermain imbang 3-3 di kandang Club Brugge di pertengahan pekan, berkat performa luar biasa Lamine Yamal yang mencetak gol penyeimbang di menit akhir.
“Kami adalah Barça dan punya kewajiban untuk selalu menang,” kata Yamal. “Tapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan liga berikutnya.”
Sang juara Spanyol itu harus tiga kali mengejar ketertinggalan satu gol untuk membawa pulang satu poin dari Belgia. Rival asal Belgia tersebut menemukan banyak ruang di belakang garis pertahanan tinggi Barcelona yang kehilangan sosok pemimpin seperti Íñigo Martínez, yang pergi ke liga Arab Saudi musim panas lalu.
Pelatih Hansi Flick mengakui timnya harus bermain lebih baik tanpa bola. “Kami tidak memiliki kepercayaan diri yang sama saat memainkan jebakan offside,” kata Flick setelah pertandingan. “(Namun) kami tidak akan mengubah cara kami bertahan.”
Daftar Cedera Membayangi Kedua Raksasa
Baik Real Madrid maupun Barcelona harus menghadapi pertandingan liga ini dengan daftar cedera yang cukup panjang.
- Real Madrid: Gelandang bertahan Aurélien Tchouameni akan absen dalam waktu yang belum ditentukan setelah mengalami cedera otot paha kiri saat melawan Liverpool. Penyerang Franco Mastantuono juga kemungkinan masih berada di daftar cedera setelah absen di pertandingan Liverpool karena masalah pangkal paha.
- Barcelona: Tim Catalan sangat terpukul oleh cedera, dengan Pedri González, Raphinha, Gavi Páez, serta kiper Joan García dan Marc-Andre ter Stegen masih tidak dapat bermain.
Kedua tim akan berupaya keras untuk memastikan hasil positif di La Liga akhir pekan ini. Real Madrid ingin memperkokoh posisi puncak, sementara Barcelona berambisi kembali ke jalur kemenangan untuk terus menekan sang rival dalam perburuan gelar juara.
(SA/GN)
sumber : www.sportsnet.ca
Leave a comment