Nashville SC Pede Tatap Laga Penentuan Kontra Inter Miami Usai Putus Dominasi Messi Cs
Perjalanan Nashville SC menuju Florida selatan akhir pekan ini tampaknya akan terasa lebih ringan dari biasanya. The Boys in Gold akhirnya berhasil memutus rekor panjang tanpa kemenangan melawan Inter Miami CF, sebuah pencapaian krusial yang membangkitkan kepercayaan diri tim.
Pada pertandingan Game 2 babak pertama playoff MLS best-of-three, Nashville SC berhasil mengalahkan Lionel Messi dan rekan satu timnya dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi yang pertama bagi NSC dalam 11 pertemuan melawan Miami, tetapi juga memaksa digelarnya Game 3 yang sangat menentukan.
Meredakan Tekanan dan Memecah Rekor
Kemenangan Sabtu lalu merupakan hasil yang sangat dibutuhkan oleh Nashville. Bek Nashville, Josh Bauer, yang mencetak gol penentu kemenangan, mengungkapkan perasaannya.
“Itu adalah perasaan yang baik, terutama dalam pertandingan ‘menang atau pulang’,” kata Bauer. “Kami tahu apa yang kami hadapi. Punggung kami bersandar pada tembok.”
Hasil akhir tidak hanya menyamakan kedudukan seri playoff, tetapi juga cara permainan berlangsung—dengan Nashville menahan Miami untuk tidak mencetak gol hingga menit ke-90—memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi Boys in Gold menjelang seri terakhir.
Perubahan Statistik dan Strategi Efektif
Sebelumnya, The Herons telah mencetak total delapan gol dalam dua pertemuan terakhir melawan Nashville, mengalahkan NSC 5-2 di pertandingan terakhir musim reguler dan 3-1 di Game 1 seri playoff. Namun, di Game 2, unggulan keenam Nashville melepaskan lima tembakan tepat sasaran, berbanding tiga tembakan yang dilakukan unggulan ketiga Miami. NSC juga unggul 6-2 dalam tendangan sudut, yang merupakan indikator dominasi ofensif yang baik.
“Ketika kami mengatakan kami ingin melakukan sesuatu dan kami melakukannya, di situlah tim ini menjadi lebih percaya diri,” kata pelatih Nashville BJ Callaghan. “Kami bermain 90 menit di mana kami mencurahkan hati dan jiwa kami ke dalam permainan… Jadi sekarang kami berharap dapat melanjutkannya.”
Absennya Suarez dan Ancaman Messi
Tantangan NSC di Game 3 mungkin sedikit dipermudah dengan kabar dari MLS yang mengumumkan bahwa striker Miami, Luis Suarez (10 gol, 10 assist dalam 28 pertandingan), akan diskors untuk pertandingan penentuan tersebut. Suarez, yang memiliki sejarah panjang pelanggaran di lapangan, menendang bek Nashville Andy Najar di akhir Game 2.
Meski demikian, The Herons masih merupakan klub yang tangguh, tidak lain karena kehadiran Lionel Messi. Pemain bintang Argentina itu telah mencetak total 13 gol dan dua assist dalam sembilan pertandingan melawan Nashville, termasuk delapan gol dan dua assist dalam empat pertandingan musim ini.
Callaghan ingin melihat lebih banyak apa yang ditunjukkan NSC di Game 2, ketika Boys in Gold melakukan tugasnya dengan baik dalam menekan bola, membatasi waktu dan ruang bagi Messi dan pemain lain di tengah lapangan. Nashville juga memainkan permainan yang sangat fisik, terbukti dengan 15 pelanggaran yang dilakukan NSC berbanding 10 pelanggaran oleh Miami, serta lima kartu kuning bagi Nashville dan nol untuk Miami.
“Kami ingin bermain intens,” kata Callaghan. “Jelas kami sering bermain melawan tim yang sama. Intensitasnya akan selalu ada. Kami mendorong pemain kami untuk bermain sesuai garis dan tidak melewati batas. Bagi kami, saya pikir kami melakukan pekerjaan yang cukup baik di sana [di Game 2].”
Bauer menambahkan, “Kita harus bersikap agresif. Kita harus menunjukkan hal itu.”
Jadwal Pertandingan dan Ambisi Musim Ini
Pertandingan Game 3 yang krusial antara Inter Miami CF dan Nashville SC dijadwalkan akan kick off pada Minggu, 19 Mei 2024, pukul 06.00 WIB. Laga ini dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi MLS Season Pass di Apple TV+.
Musim ini telah menjadi musim yang sangat baik bagi NSC, yang memenangkan Piala AS Terbuka, mencatatkan kemenangan terbanyak (21) di musim reguler, dan juga mencetak rekor gol musim reguler (56). Namun, kemenangan playoff atas Miami akan sangat membantu menjadikannya musim yang luar biasa.
“Saat inilah lampu paling terang,” kata Bauer. “Jadi kami harus siap menghadapinya, dan mengetahui bahwa ini adalah pertandingan hidup mati.”
Nashville SC kini memegang nasib mereka sendiri di tangan, dengan harapan bisa melanjutkan momentum positif dan membuat sejarah di MLS.
(SA/GN)
sumber : www.nashvillepost.com
- Al Nassr
- andy najar
- Bayern Muenchen
- Bayern Munich
- bj callaghan
- Borussia Dortmund
- Brozovic
- BVB
- CR7
- Cristiano Ronaldo
- Dortmund
- FC Bayern
- Gerardo Martino
- Hakimi
- Inter Miami
- Jordi Alba
- Josh Bauer
- Kylian Mbappe
- Lionel Messi
- Luis Suarez
- Marquinhos
- Messi
- Miami
- Miami CF
- MLS
- Nashville
- Neymar
- Paris Saint-Germain
- PSG
- Ronaldo
- Sadio Mane
- Saudi Pro League
- Sergio Busquets
- Talisca
Leave a comment