Thierry Henry Ragu: Pertahanan Barcelona Tak Cukup Kuat Juarai Liga Champions
Thierry Henry, legenda sepak bola yang pernah memperkuat Barcelona, melontarkan kritik keras terhadap lini belakang mantan klubnya. Ia menyatakan bahwa Barcelona tidak memiliki pertahanan yang cukup kokoh untuk bisa menjuarai Liga Champions musim ini.
Henry secara tegas menyebut bahwa dengan tingkat organisasi pertahanan yang seperti saat ini, Blaugrana tidak akan mampu menyingkirkan tim-tim sekelas Arsenal atau Bayern Munich di kompetisi paling elite Eropa tersebut.
Pernyataan Henry ini muncul setelah performa Barcelona yang kurang meyakinkan saat bermain imbang 3-3 melawan Club Brugge pada Rabu malam. Dalam laga tersebut, Barcelona bahkan harus bangkit dari ketertinggalan sebanyak tiga kali.
Hasil tersebut membuat posisi Barcelona saat ini terdampar di peringkat ke-11 klasemen Liga Champions, berada di luar zona otomatis kualifikasi babak 16 besar. Mereka masih memiliki empat pertandingan tersisa untuk memperbaiki posisi.
Respon Tegas Hansi Flick
Usai pertandingan di Belgia, pelatih Hansi Flick tetap bersikeras bahwa timnya tidak akan mengubah gaya bertahan mereka.
Musim lalu, kami tidak akan kebobolan gol pertama itu. Kami tidak memiliki kepercayaan diri yang sama ketika bermain dengan jebakan offside lagi. Kami tidak akan mengubah cara kami bertahan,” kata Flick.
Analisis Mendalam Thierry Henry
Namun, dalam analisisnya untuk CBS Sports, Henry menegaskan bahwa Barcelona tidak punya peluang menghadapi tim-tim papan atas jika terus-menerus menunjukkan kerentanan di lini belakang.
“Koordinasi di lini pertahanan sangat buruk. Kami melihat ini dalam pertandingan melawan Club Brugge, melawan Paris Saint-Germain, tahun lalu melawan Benfica, kemudian di El Clasico, lalu melawan Inter,” jelas Henry.
Henry menambahkan dengan nada prihatin, “Seperti yang Anda tahu, saya pernah bermain untuk Arsenal, untuk Juventus, saya memenangkan banyak gelar bersama Barcelona, dan menyakitkan bagi saya untuk mengatakan ini karena saya tidak ingin berbicara seperti itu tentang mantan klub saya.
“Tapi harus dikatakan apa adanya – Anda tidak bisa bertahan seperti itu dan berharap menang dengan mencetak tiga atau empat gol setiap kali. Dalam sepak bola modern, itu tidak berfungsi lagi,” pungkas Henry.
Tantangan Berat Menanti Blaugrana
Kritik dari seorang legenda seperti Thierry Henry tentu menjadi sorotan serius bagi Barcelona. Dengan performa yang belum stabil di Liga Champions dan empat laga krusial tersisa, Hansi Flick dan anak asuhnya dituntut untuk segera menemukan solusi agar harapan meraih gelar Eropa tidak kandas lebih awal. Keseimbangan antara agresivitas menyerang dan soliditas bertahan akan menjadi kunci bagi Blaugrana untuk lolos dari fase grup dan melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
(LC/GN)
sumber : telegrafi.com
- arsenal
- Babak 16 Besar Liga Champions
- barcelona
- Bayern Munchen
- Bayern Munich
- Berita Liga Champions
- Berita Sepak Bola Dunia
- Berita UCL
- Champions League
- Champions League Update
- Drawing Liga Champions
- Final Liga Champions
- Hasil Liga Champions
- Hasil Liga Champions 2025
- Highlight Liga Champions
- inter-milan
- Jadwal Liga Champions
- Jadwal Liga Champions 2025
- Klasemen Liga Champions
- Klasemen UEFA
- Klub Eropa
- Kompetisi Eropa
- Liga Champions
- Liga Champions Eropa
- liverpool
- manchester-city
- Paris Saint-Germain
- Pemain Liga Champions
- Perempat Final Liga Champions
- Pertandingan Liga Champions
- Real Madrid
- Semifinal Liga Champions
- Sepak Bola Eropa
- Skor Liga Champions Hari Ini
- Statistik Liga Champions
- Thierry Henry
- Tim Liga Champions
- Top Skor Liga Champions
- UCL
- UCL 2025
- UEFA
- UEFA Champions League
- UEFA Matchday
Leave a comment