Performa Campur Aduk, Pembalap Ungkap Kendala Grip di Sektor Pertama Kualifikasi
Hari yang penuh frustrasi dialami tim dan pembalap setelah sesi Sprint dan Kualifikasi. Meski strategi berbeda diterapkan di Sprint untuk mengumpulkan data penting, hasil di Kualifikasi tidak sepenuhnya sesuai harapan karena munculnya kendala baru.
Pengambilan Data di Sprint Race
Sebelum sesi Kualifikasi krusial, tim memutuskan untuk mengambil pendekatan berbeda di sesi Sprint. Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan data penting yang dapat membantu mereka mempersiapkan diri lebih baik. Memulai balapan dari pitlane memang membuat pembalap kesulitan untuk memperbaiki posisi secara signifikan, namun data yang didapatkan dari sesi tersebut terbukti sangat berharga untuk persiapan Kualifikasi.
Peningkatan Performa dan Tantangan Baru di Kualifikasi
Antara sesi Sprint dan Kualifikasi, tim melakukan beberapa perubahan pada setelan mobil. Pembalap merasakan adanya perbedaan positif. “Dari sisi garasi saya, perubahan itu memberikan dampak. Saya merasa kami telah melangkah maju bersama,” ujar sang pembalap. Ia merasa lebih nyaman di dalam mobil saat Kualifikasi, dan beberapa keterbatasan yang dirasakan di Sprint berhasil teratasi. Namun, perubahan tersebut justru memicu masalah lain.
“Untuk Kualifikasi, saya merasa lebih baik di dalam mobil. Ini menyelesaikan beberapa keterbatasan yang saya rasakan di Sprint, namun kami kemudian menemui masalah lain sebagai hasil dari perubahan tersebut. Kurangnya grip menjadi masalah, terutama dalam kondisi seperti ini, di mana di sektor satu kami tidak bisa membuat ban bekerja optimal.”
Kurangnya grip menjadi kendala utama, terutama di kondisi lintasan saat itu. Di sektor pertama sirkuit, ban tidak bisa mencapai suhu kerja optimal, yang sangat memengaruhi performa.
Optimisme untuk Balapan Utama
Perasaan frustrasi muncul karena tim tidak bisa memaksimalkan semua perubahan positif yang telah dilakukan. Akibatnya, pembalap akan memulai balapan utama dari posisi belakang. Meskipun demikian, ia tetap menunjukkan semangat juang tinggi.
“Saya akan memulai dari belakang, jadi saya akan berusaha sebaik mungkin besok untuk menyalip dan naik ke posisi yang lebih baik,” tutupnya.
Tantangan besar menanti sang pembalap untuk bisa memperbaiki posisinya di balapan utama, namun pengalaman dari sesi Sprint dan Kualifikasi diharapkan bisa menjadi bekal berharga untuk strategi overtake besok.
(SA/GN)
sumber : honda.racing
Leave a comment