Home Motorsport Formula 1 Max Verstappen: Sprint P4, kok Kualifikasi cuma P16?
Formula 1

Max Verstappen: Sprint P4, kok Kualifikasi cuma P16?

Share
Max Verstappen: Sprint P4, kok Kualifikasi cuma P16?
Share

Performa Campur Aduk, Pembalap Ungkap Kendala Grip di Sektor Pertama Kualifikasi

Hari yang penuh frustrasi dialami tim dan pembalap setelah sesi Sprint dan Kualifikasi. Meski strategi berbeda diterapkan di Sprint untuk mengumpulkan data penting, hasil di Kualifikasi tidak sepenuhnya sesuai harapan karena munculnya kendala baru.

Pengambilan Data di Sprint Race

Sebelum sesi Kualifikasi krusial, tim memutuskan untuk mengambil pendekatan berbeda di sesi Sprint. Langkah ini bertujuan untuk mengumpulkan data penting yang dapat membantu mereka mempersiapkan diri lebih baik. Memulai balapan dari pitlane memang membuat pembalap kesulitan untuk memperbaiki posisi secara signifikan, namun data yang didapatkan dari sesi tersebut terbukti sangat berharga untuk persiapan Kualifikasi.

Peningkatan Performa dan Tantangan Baru di Kualifikasi

Antara sesi Sprint dan Kualifikasi, tim melakukan beberapa perubahan pada setelan mobil. Pembalap merasakan adanya perbedaan positif. “Dari sisi garasi saya, perubahan itu memberikan dampak. Saya merasa kami telah melangkah maju bersama,” ujar sang pembalap. Ia merasa lebih nyaman di dalam mobil saat Kualifikasi, dan beberapa keterbatasan yang dirasakan di Sprint berhasil teratasi. Namun, perubahan tersebut justru memicu masalah lain.

“Untuk Kualifikasi, saya merasa lebih baik di dalam mobil. Ini menyelesaikan beberapa keterbatasan yang saya rasakan di Sprint, namun kami kemudian menemui masalah lain sebagai hasil dari perubahan tersebut. Kurangnya grip menjadi masalah, terutama dalam kondisi seperti ini, di mana di sektor satu kami tidak bisa membuat ban bekerja optimal.”

Kurangnya grip menjadi kendala utama, terutama di kondisi lintasan saat itu. Di sektor pertama sirkuit, ban tidak bisa mencapai suhu kerja optimal, yang sangat memengaruhi performa.

Optimisme untuk Balapan Utama

Perasaan frustrasi muncul karena tim tidak bisa memaksimalkan semua perubahan positif yang telah dilakukan. Akibatnya, pembalap akan memulai balapan utama dari posisi belakang. Meskipun demikian, ia tetap menunjukkan semangat juang tinggi.

Baca juga:  Masa depan Rashford memanas, raksasa La Liga intip bintang pinjaman Barca!

“Saya akan memulai dari belakang, jadi saya akan berusaha sebaik mungkin besok untuk menyalip dan naik ke posisi yang lebih baik,” tutupnya.

Tantangan besar menanti sang pembalap untuk bisa memperbaiki posisinya di balapan utama, namun pengalaman dari sesi Sprint dan Kualifikasi diharapkan bisa menjadi bekal berharga untuk strategi overtake besok.

(SA/GN)
sumber : honda.racing

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Empat Besar Tak Terkejar, Gap ke 2026 Makin Lebar!

Dominasi Empat Besar kian tak terkejar. Kesenjangan mereka dengan rival diprediksi makin...

Ferrari F1 2026: Kencang Doang Atau Emang Beneran Ngebut?

Ferrari F1 2026: Akankah mobil ini benar-benar ngebut di lintasan atau hanya...

Honda F1: Akui tes Bahrain berat bareng Aston Martin.

Honda F1 akui tes Bahrain berat bareng Aston Martin, hadapi tantangan jelang...

Rekap Hari Kedua Tes Pra-Musim F1 Bahrain: Makin Panas!

Tes pra-musim F1 Bahrain hari kedua makin panas! Para pembalap unjuk gigi,...