Atalanta Resmi Pecat Ivan Jurić Setelah Rentetan Hasil Buruk di Serie A
Atalanta BC secara resmi memecat pelatih kepala Ivan Jurić menyusul awal musim Serie A yang jauh dari harapan. Manajer asal Kroasia tersebut dibebastugaskan pada Senin malam, hanya beberapa jam setelah kekalahan telak 3-0 di kandang dari Sassuolo, yang membuat klub terperosok ke posisi ke-13 di klasemen sementara.
Perjalanan Singkat Jurić di Bergamo
Periode Jurić sebagai pelatih Atalanta dimulai pada bulan Juni 2025 dengan ekspektasi tinggi, namun berakhir prematur setelah hanya lima bulan. Mantan pelatih Torino itu tampak kesulitan mengembalikan energi dan gaya menyerang yang pernah membuat Atalanta begitu menarik untuk disaksikan. Di bawah kepemimpinannya, tim hanya mampu meraih tiga kemenangan dalam sebelas pertandingan, dan seringkali menunjukkan performa yang kurang percaya diri.
Konfirmasi Resmi dari Klub
Klub mengonfirmasi keputusan ini melalui pernyataan resmi: “Atalanta BC mengumumkan bahwa Ivan Jurić telah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai pelatih tim utama. Klub mengucapkan terima kasih kepadanya dan staf atas profesionalisme serta komitmen mereka.”
Harapan yang Pudar
Penunjukan Jurić pada Juni 2025 awalnya dipandang sebagai langkah cerdas. Ia memiliki reputasi baik dalam hal disiplin taktis, pressing tinggi, dan kemampuan memotivasi pemain. Namun, penampilan Atalanta di lapangan menunjukkan inkonsistensi. Lini serang mereka tampak kurang kreatif dibandingkan dengan sepak bola dinamis yang pernah diperagakan di bawah mantan manajer Gian Piero Gasperini.
Mengejar Kualifikasi Eropa
Saat ini, Atalanta berada di posisi ke-13 di Serie A dengan hanya tiga kemenangan dan menjadi salah satu tim dengan jumlah gol terendah di liga. Laporan menyebutkan bahwa dewan direksi kehilangan kesabaran terhadap minimnya kemajuan tim dan memutuskan bahwa perubahan diperlukan untuk kembali memperjuangkan kualifikasi kompetisi Eropa.
Siapa Pengganti Selanjutnya?
Klub belum mengumumkan pengganti Jurić. Media Italia santer mengaitkan beberapa nama besar, termasuk mantan pelatih Napoli, Rudi Garcia, dan mantan asisten Atalanta, Matteo Paro, sebagai kandidat kuat untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong tersebut.
Pemecatan Jurić menunjukkan tekanan besar di Serie A, di mana klub-klub tidak segan mengambil tindakan drastis demi mencapai target. Kini, mata publik tertuju pada Atalanta untuk melihat siapa yang akan mengambil alih kemudi dan bagaimana tim akan merespons perubahan ini dalam upaya mereka kembali ke jalur kemenangan dan persaingan di papan atas.
(SA/GN)
sumber : sportsration.com
Leave a comment