Garasi Rp450 Miliar Cristiano Ronaldo: Antara Gairah Supercar dan Investasi Jangka Panjang
Obsesi Cristiano Ronaldo terhadap kendaraan berperforma tinggi telah mencapai level yang luar biasa; bahkan sang legenda sepak bola sendiri mungkin kesulitan menghitung jumlah roda yang tersimpan di armadanya yang terus bertambah. Kita berbicara tentang garasi senilai 22 juta Poundsterling (sekitar Rp450 miliar) yang mengesankan, salah satu koleksi pribadi paling fantastis yang pernah dimiliki seorang atlet.
Koleksi Menggila, Investasi Cerdas
Tambahan terbaru di garasinya adalah Bugatti Tourbillon senilai 3,2 juta Poundsterling. Ya, hypercar ini sangat eksklusif, menjadikannya sebuah permata langka di dunia otomotif. Ronaldo mengakui pembelian ini sebagai perpaduan antara gairah pribadi dan strategi investasi yang matang. Mobil ini kini bersanding dengan para bangsawan otomotif lainnya: Bugatti yang melaju lebih cepat dari tendangan bebasnya, Ferrari yang lebih mulus dari gerakannya di lapangan, dan Lamborghini yang menderu lebih keras dari sorakan stadion.
Percaya atau tidak, pria ini memulai dari yang relatif “kecil” – jika Anda menyebut Porsche Cayenne seharga 67.500 Poundsterling sebagai permulaan – saat ia masih muda dan baru tiba di Manchester dari Madeira, dengan mata berbinar penuh ambisi. Saat ini, garasinya menyerupai daftar keinginan seorang miliarder: Bugatti Veyron senilai 1,5 juta Poundsterling, Chiron senilai 2 juta Poundsterling, dan Centodieci yang harganya lebih mahal dari kebanyakan rumah (8,5 juta Poundsterling, dengan hanya sepuluh unit yang pernah dibuat).
Dari Porsche Hingga Hypercar Italia
Dan jangan lupakan kuda-kuda jantan Italia lainnya: Ferrari Monza (1,4 juta Poundsterling), Daytona SP3 (2 juta Poundsterling), dan McLaren Senna (750.000 Poundsterling). Meskipun ia memiliki mesin berkecepatan tinggi, Ronaldo juga mengendarai Bentley dan Rolls-Royce yang nyaman, belum lagi Mercedes G-Wagon Brabus yang dimodifikasi – yang sering terlihat dikendarai oleh pasangannya, Georgina Rodriguez.
Tantangan Lalu Lintas Arab Saudi
Uniknya, bagi seseorang yang gemar mengoleksi mobil selayaknya trofi, ia jarang sekali berkendara di Arab Saudi, tempat ia menerima bayaran sebesar 175 juta Poundsterling per tahun bersama Al-Nassr. Alasannya? Lalu lintas, katanya. Bayangkan – pemain tercepat di lapangan harus terbiasa dengan kecepatan merangkak di jalanan padat pada jam-jam sibuk.
Namun, inilah intinya: dengan garasi yang nilainya lebih dari beberapa tim sepak bola, bahkan sekadar melacak kunci-kuncinya saja sudah bisa membuat pusing. Inilah yang bisa diharapkan dari miliarder pertama di dunia olahraga, yang kekayaan dan seleranya sejalan dengan status legendarisnya.
(SA/GN)
sumber : backfirenews.com
Leave a comment