Pujian Toni Kroos untuk Arda Güler: Bukan Penerus Saya, Tapi Masa Depan Real Madrid
Legenda Real Madrid, Toni Kroos, baru-baru ini memberikan sanjungan tinggi kepada Arda Güler dalam sebuah wawancara dengan Sport1. Gelandang Jerman yang baru saja pensiun ini berbagi pandangan mendalam mengenai peran sang talenta muda Turki di Santiago Bernabéu, sekaligus memberikan pembaruan tentang aktivitasnya pasca-gantung sepatu.
Pujian dan Harapan untuk Güler
Kroos, yang mengakhiri satu dekade dominasi di Real Madrid pada akhir musim 2023–24, mengungkapkan kekaguman tulus atas perkembangan dan potensi Güler.
“Saya senang bahwa Arda Güler mendapatkan waktu bermain yang jauh lebih banyak tahun ini untuk pertama kalinya, karena dia pantas mendapatkannya atas kualitas sepakbolanya, dan dia adalah pemain yang bisa kami andalkan untuk masa depan.”
Meskipun perbandingan antara keduanya mungkin tak terhindarkan, Kroos menekankan bahwa Güler adalah tipe pemain yang sangat berbeda dengannya.
“Arda juga pemain yang berbeda dari saya. Posisi terbaiknya jauh lebih menyerang daripada saya, jadi dia sama sekali bukan penerus saya. Tapi secara keseluruhan saya senang karena dia anak yang baik. Saya pernah bermain dengannya. Dia memiliki sentuhan yang sangat halus, yang sudah dia gunakan dengan sangat efektif di Real Madrid musim ini.
Mantan pengatur serangan ini juga mendesak kesabaran dan kontinuitas untuk pengembangan Güler, menegaskan bahwa menit bermain yang konsisten adalah kunci untuk memenuhi potensi besarnya.
“Itulah mengapa saya berharap dia terus mendapatkan waktu bermain yang reguler, karena itu satu-satunya cara untuk berkembang. Saya yakin setelah itu dia akan mampu meninggalkan jejaknya di Real Madrid selama bertahun-tahun yang akan datang.”
Kehidupan Toni Kroos Pasca-Pensiun
Selain refleksi tentang bintang muda Madrid, Kroos juga berbagi cerita tentang kehidupannya setelah dunia sepak bola profesional. Jauh dari kata berdiam diri, ia tetap terlibat aktif dalam pengembangan pemain muda dan kegiatan amal.
“Hanya karena Anda jarang mendengar kabar dari saya, bukan berarti saya menganggur. Banyak hal yang terjadi. Saya bekerja setiap hari di akademi saya di Madrid, tempat saya secara pribadi melatih dua tim. Selain itu, yayasan saya merayakan ulang tahun kesepuluh dengan sebuah acara besar di Düsseldorf, yang berhasil saya gabungkan dengan sempurna bersama Icon League.”
Dukungan dari sosok sekaliber Toni Kroos ini tentu menjadi dorongan moral yang signifikan bagi Arda Güler dan menegaskan kepercayaan besar klub pada talentanya. Sementara itu, Kroos sendiri menunjukkan bahwa pensiun dari lapangan hijau bukanlah akhir dari kontribusi, melainkan awal dari babak baru dalam pengembangan sepak bola dan kegiatan sosial.
(SA/GN)
sumber : www.managingmadrid.com
Leave a comment