Kesalahan Besar Manchester United: Alvaro Carreras Bersinar di Real Madrid, Eks Scout Angkat Bicara
Perjalanan Manchester United sejak kepergian Sir Alex Ferguson dikenal penuh tantangan, dan tampaknya kesulitan itu belum juga mereda. Ironisnya, beberapa mantan pemain mereka justru tampil gemilang di klub lain, termasuk di kancah La Liga.
Satu contoh yang mencolok adalah Scott McTominay di Napoli, yang berhasil mengangkat Scudetto dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A. Antony pun kian menunjukkan performa terbaiknya di Real Betis. Kini, bek kiri Alvaro Carreras juga membuat awal yang menjanjikan dalam kariernya di Real Madrid.
‘United Tinggalkan Carreras’
Carreras, yang awalnya menimba ilmu di akademi Real Madrid dan Atletico Madrid sebelum bergabung dengan Old Trafford sebagai remaja pada tahun 2020, tiba di Manchester United saat berusia sekitar 16 tahun. Ia dikenal sebagai pemuda yang sangat pekerja keras dan ambisius, serta mampu belajar bahasa dengan cepat, seperti yang diungkapkan mantan scout Manchester United, Piotr Sadowski.
“Alvaro Carreras tiba di Manchester United sekitar usia 16 tahun, pada tahun 2020. Dia adalah pemuda yang sangat pekerja keras dan ambisius, dan dia belajar bahasa dengan cepat. Saya tahu ini karena saya bertemu dengannya secara langsung,” tutur Sadowski kepada Przeglad Sportowy, yang dikutip Marca.
Kariernya di United awalnya berjalan baik, dengan masa pinjaman yang sukses di Preston, di mana ia menerima banyak pujian. Namun, United kemudian memutuskan untuk melepasnya, menjualnya ke Benfica dengan harga yang terbilang murah, yakni €14.3 juta.
‘United Kurang Berani Dengan Pemain Muda’
Hanya setahun setelah kepindahan permanennya ke Portugal, Carreras diboyong Real Madrid dari Benfica dengan nilai transfer €50 juta dan langsung menjadi pilihan utama di bawah asuhan Xabi Alonso. Sadowski menilai bahwa keputusan United melepas Carreras adalah sebuah kesalahan besar yang menggambarkan mentalitas klub terhadap pemain muda.
“Dia adalah pemain kelas dunia. Ada peluang sangat besar dia akan menjadi bek kiri terbaik, atau salah satu yang terbaik di dunia. Dia baru-baru ini mencetak gol fantastis melawan Valencia di La Liga. Itu adalah kesalahan besar bagi United untuk membiarkannya pergi. Ada sesuatu yang hilang di sini, dan saya pikir itu adalah kurangnya keberanian United untuk berinvestasi pada pemain muda,” tegas Sadowski.
Sejauh musim ini, Carreras memang menjadi sosok krusial bagi Alonso. Pemain berusia 22 tahun itu beroperasi sebagai full-back menyerang dan terkadang sebagai bek tengah ketiga. Ia telah menjadi starter dalam 15 penampilannya, mencetak satu gol, dan hanya absen dalam satu pertandingan tandang Real Madrid melawan Kairat Almaty.
Kesuksesan Alvaro Carreras di Real Madrid menjadi pengingat pahit bagi Manchester United akan potensi besar yang mereka lepaskan. Dengan performa impresifnya di La Liga, Carreras tidak hanya membuktikan kemampuannya, tetapi juga menyoroti strategi pengembangan pemain muda United yang dinilai kurang berani dan berujung pada kerugian finansial serta talenta.
(SA/GN)
sumber : www.football-espana.net
Leave a comment