Momen Bersejarah: Pep Guardiola Capai 1.000 Pertandingan Karier Manajerial
Tanggal 9 November lalu menjadi hari bersejarah bagi Josep Guardiola. Dalam laga pekan ke-11 English Premier League, Manchester City sukses menundukkan Liverpool 3-0 di kandang sendiri, sebuah kemenangan yang istimewa karena menandai pertandingan ke-1.000 dalam karier sang genius manajerial asal Spanyol tersebut.
Perjalanan Karier Gemilang
Perjalanan luar biasa Guardiola dimulai pada akhir 2000-an. Pada Juni 2007, di usia 36 tahun, ia mengambil alih kepemimpinan Barcelona B dan segera mencatatkan hasil gemilang dengan memimpin tim tersebut meraih promosi.
Puncaknya datang pada Mei 2008, ketika Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengumumkan penunjukan Guardiola sebagai pelatih kepala tim utama. Keputusan ini terbukti monumental, dengan Guardiola berhasil mengamankan 14 trofi untuk Barcelona, termasuk dua gelar UEFA Champions League yang bergengsi. Namun, pada tahun 2012, ia memilih meninggalkan klub dengan alasan kelelahan. Hingga saat ini, Guardiola masih dianggap sebagai manajer paling sukses dalam sejarah Barcelona.
Setelah rehat selama enam bulan, Guardiola mengumumkan kesiapannya untuk kembali melatih dan mengambil alih Bayern Munich. Selama tiga tahun di Jerman, ia berhasil mempersembahkan tujuh trofi untuk klub.
Rentetan Trofi Tak Terbendung
Sejak 2016, Guardiola membuka babak baru dalam kariernya yang terus berlanjut hingga kini. Ia telah memimpin Manchester City dengan sukses selama hampir satu dekade. Bersama The Citizens, ia telah meraih 18 trofi, meskipun gelar UEFA Champions League baru berhasil dicapai satu kali.
Pencapaian 1.000 pertandingan menempatkan Guardiola di antara manajer legendaris seperti Alex Ferguson, Arsène Wenger, dan Mircea Lucescu.
Statistik Luar Biasa
Statistik menunjukkan bahwa dari 1.000 pertandingan tersebut, Guardiola mencatatkan 716 kemenangan, 156 hasil imbang, dan hanya 128 kekalahan. Mayoritas dari pertandingan ini—sebanyak 550 laga—terjadi saat ia melatih Manchester City.
Sepanjang kariernya, Guardiola telah mencapai kesuksesan besar dengan tim-tim yang berbeda:
- 14 trofi bersama Barcelona
- 7 trofi bersama Bayern Munich
- 18 trofi bersama Manchester City
Dalam hal turnamen, ia paling banyak memenangkan gelar di English Premier League dengan enam kali juara. Selain itu, ia juga berjaya di turnamen prestisius seperti UEFA Champions League (3 gelar), UEFA Super Cup (4 gelar), dan FIFA Club World Cup (4 gelar).
Dampak dan Warisan
Terlepas dari apakah seseorang mengagumi atau mengkritik Guardiola, hampir tidak mungkin untuk tetap acuh tak acuh terhadapnya. Seperti halnya Real Madrid dan Barcelona, opini tentang Guardiola terpecah belah — ada yang mencintainya, ada pula yang kurang menyukainya.
Namun, satu fakta tidak dapat disangkal: Guardiola adalah salah satu manajer terhebat dalam sejarah sepak bola, dan kita semua berharap ia akan terus memukau penggemar sepak bola dengan kecemerlangannya di tahun-tahun mendatang.
(LC/GN)
sumber : zamin.uz
Leave a comment