Home Sepakbola Spanyol LaLiga Litmanen: Tiga Opsi Lewat, Barca Jadi Rumah Karena Cruyff & Koeman!
LaLiga

Litmanen: Tiga Opsi Lewat, Barca Jadi Rumah Karena Cruyff & Koeman!

Share
Litmanen: Tiga Opsi Lewat, Barca Jadi Rumah Karena Cruyff & Koeman!
Share

Jari Litmanen: Dari Raja Ajax, Momen Pahit di Barcelona, Hingga Impian Masa Kecil di Liverpool

Perjalanan Jari Litmanen selama tujuh tahun di Ajax Amsterdam menempatkan penyerang Finlandia itu sebagai salah satu pemain terbaik Eropa. Keputusan raksasa Belanda merekrut bintang muda MyPa pada tahun 1992 terbukti membuahkan hasil luar biasa.

Litmanen mencetak 129 gol dalam 228 penampilan untuk klub, membantu mereka memenangkan empat gelar Eredivisie dan tiga Piala KNVB di kompetisi domestik. Puncak kejayaan skuad itu terjadi pada tahun 1995, saat mereka merengkuh trofi Liga Champions di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal.

Pilihan Sulit Setelah Ajax

Cedera mulai mengganggu performanya, Litmanen akhirnya meninggalkan Ajax pada tahun 1999. Meskipun demikian, ia tidak kekurangan peminat dari klub-klub top Eropa.

Petualangan Singkat di Barcelona

Litmanen mengungkapkan bahwa ada tiga pilihan besar di depannya kala itu. “Ada tiga pilihan di meja untuk saya: Bayern, Barcelona, dan Liverpool,” kata Litmanen kepada FourFourTwo.

Ia kemudian memilih Barcelona dengan alasan yang cukup kuat. “Saya mengikuti La Liga di Belanda karena Johan Cruyff dan Koeman, dan Barça selalu menjadi klub yang spesial,” lanjutnya.

Namun, keputusannya untuk bergabung dengan Barcelona tidak berjalan mulus. “Saya yakin bisa beradaptasi dengan sepak bola Spanyol, tetapi selama beberapa bulan pertama, saya mengalami banyak cedera. Itu sangat membuat frustrasi karena saya tidak bisa beradaptasi sepenuhnya,” ujarnya.

Skuad Barcelona kala itu juga dipenuhi pemain berkualitas di posisinya, seperti Luis Enrique, Ronald de Boer, dan Gabri. Hal ini membuat Litmanen kesulitan mendapatkan ritme bermain yang konsisten.

Ketika musim berikutnya tiba, perubahan manajemen dan kepelatihan juga turut memengaruhi posisinya. Louis van Gaal telah hengkang, dan Lorenzo Serra Ferrer mengambil alih sebagai pelatih interim sebelum pemilihan presiden.

Baca juga: 

Barcelona 2-0 Villarreal: Barca Melesat, Kokoh Puncaki La Liga!

“Ketika Joan Gaspart terpilih, dia mengonfirmasi Serra Ferrer, dan pelatih tersebut mengatakan kepada saya bahwa dia ingin saya pergi,” kenang Litmanen. “Saat itu awal Agustus dan ada minat dari klub lain, tetapi saya mengatakan tidak ingin pergi terburu-buru.”

Meskipun Barcelona kemudian memberikan jersey No.10 miliknya kepada Rivaldo, Litmanen tetap menjadi bagian dari skuad, namun lebih sering hanya duduk di bangku cadangan. “Itu sangat membuat frustrasi, karena saya bugar, namun saya tidak mendapatkan kesempatan bermain,” tambahnya.

Pelabuhan Impian di Liverpool

Litmanen akhirnya beranjak dari Camp Nou pada Januari 2001, bergabung dengan Liverpool secara cuma-cuma. Baginya, kepindahan ke The Reds adalah impian masa kecil yang terwujud. Ia tumbuh besar dengan mengidolakan legenda seperti Kevin Keegan dan Kenny Dalglish.

Awal kariernya di Merseyside menjanjikan, namun cedera kembali menghantamnya. Ia mengalami patah pergelangan tangan saat bermain untuk tim nasional Finlandia melawan Inggris di Anfield pada Maret 2001, membuatnya absen hingga akhir musim. Ironisnya, rekan-rekan setimnya saat itu berhasil meraih treble gelar (Piala Liga, Piala FA, dan Piala UEFA).

Musim berikutnya, Litmanen kembali kesulitan mendapatkan tempat reguler di tim utama akibat masalah pergelangan kaki. Meski begitu, ia tetap menyumbang beberapa gol penting sebelum akhirnya meninggalkan klub di akhir musim 2001/02. Ia kembali ke Ajax, di mana ia menerima sambutan pahlawan di Amsterdam.

Kisah Litmanen adalah bukti bagaimana cedera dapat menghambat karier seorang pemain sekaliber dirinya, bahkan ketika berada di puncak performa dan diminati klub-klub terbesar dunia.

(SA/GN)
sumber : www.fourfourtwo.com

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

VIDEO Alavés 2-2 Girona | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Alavés 2-2 Girona | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video: Saksikan...

VIDEO Celta Vigo 2-0 Mallorca | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Celta Vigo 2-0 Mallorca | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...

VIDEO Villarreal 2-1 Valencia | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Villarreal 2-1 Valencia | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video: Saksikan...

VIDEO Atletico Madrid 4-2 Espanyol | LaLiga 25/26 Match Highlights

Judul: Atlético Madrid 4-2 Espanyol | Cuplikan Pertandingan LaLiga 25/26 Deskripsi Video:...