Kemenangan Dramatis Golden State atas San Antonio Spurs
SAN ANTONIO – Pelatih Golden State, Steve Kerr, sukses menyiapkan timnya untuk meraih kemenangan dramatis 109-108 atas Victor Wembanyama dan San Antonio Spurs, jauh sebelum Stephen Curry melangkah ke garis free throw dengan sisa 6,4 detik terakhir.
Pembicaraan Inspiratif dari Kerr
Sebelum Curry mengemas 49 poin dan membawa timnya meraih kemenangan kedua dalam seminggu menghadapi Spurs, dia mendengarkan pidato Kerr yang mengangkat tema jarang ia bahas. Curry mengungkapkan, “Dia jarang membicarakan masa-masa di Chicago. Hari ini, dia membandingkan bagaimana mereka membangun identitas tim dengan cara sekelompok band yang saling memainkan peran masing-masing.”
Kerr menekankan pentingnya setiap pemain mengisi perannya. Curry, sebagai “lead singer” dalam tim, tampil sepenuh hati dalam dua pertandingan terakhir di San Antonio, mencetak total 95 poin dan memberikan kontribusi besar setelah kekalahan telak dari Oklahoma City Thunder.
Pelajaran dari Sejarah
Kerr mengaitkan pidatonya dengan tim Bulls era 1990-an, mengingatkan pemain akan pentingnya identitas tim. “Dia menggambarkan betapa setiap orang memiliki peran saat tampil di depan penonton. Ini adalah pelajaran penting bagi kami,” kata Curry.
Mereka tahu bahwa jika Warriors (8-6) ingin sukses di musim ini, momen-momen di Texas ini akan menjadi titik balik yang krusial.
Prestasi Memukau Curry
Curry menunjukkan performa puncaknya saat tim membutuhkan, dan catatan itu semakin bersinar ketika dia berhasil menyamai rekor Michael Jordan. Setelah mencetak 46 poin pada pertandingan sebelumnya, ia menyadari bahwa ia hanya satu pertandingan dari menyamai 44 kali mencetak 40 poin atau lebih pada usia 30 tahun ke atas.
“Saya sangat menyadari rekor ini,” ungkap Curry. “Ketika saya berhasil mencetak 40 poin lagi, saya menghormati Jordan dengan menunjukkan dua dan tiga dengan tangan saya.”
Performa Tim dan Persaingan Menarik
Curry tidak sendirian dalam pertunjukan ini; Draymond Green juga tampil menonjol dengan pertahanan solidnya melawan Wembanyama. Kerr pun mengapresiasi dedikasi tim, “Pertandingan ini menunjukkan persaingan yang luar biasa antara seorang veteran dan pemain muda berbakat.”
Curry menambah, “Saya menikmati suasana penonton saat momen krusial. Ini membantu saya untuk tetap tenang.” Dia memang mampu memanfaatkan momen penting dengan baik dan berhasil membawa timnya meraih kemenangan.
Keberlanjutan Tim
Curry menyadari perannya sebagai pemimpin, dan bagaimana cara permainan dan sikapnya mempengaruhi teman-teman satu tim. Ia juga menikmati setiap detik di lapangan, berusaha memberikan yang terbaik untuk tim. Dalam konteks ini, Kerr menjelaskan, “Dia adalah pemain luar biasa di usia 37. Penampilan seperti ini sangat berharga bagi tim.”
Kemenangan ini tidak hanya penting untuk posisi Warriors di klasemen, tetapi juga menunjukkan ketangguhan dan semangat tim. Dengan semangat yang ditunjukkan dalam dua pertandingan terakhir, Warriors berharap bisa terus melangkah ke arah yang lebih baik di sisa musim ini.
(BA/GN)
sumber : www.nytimes.com
Leave a comment